Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MMI: Jangan Pilih Partai yang Menolak Syariat!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Maret 2014 06:36 6:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Maret 2014 06:36
Bagikan
Ketua Ahlul Halli wal Aqdi Majelis MMI, Drs. Muhammad Thalib
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski  Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) menganggap hokum Pemilu adalah mubah (menggunakan hak pilih tidak wajib, menghindarinya tidaklah haram), organisasi ini meminta umat Islam tak memilih partai yang menolak Syariat Islam.

Dalam “Tausyiah Politik Majelis Mujahidin tentang Pemilu dan Parlemen” yang dikirim ke redaksi, Ahas (24/03/2014), MMI meminta segenap kaum Muslimin, baik yang berada di dalam Ormas dan Orpol Islam maupun selainnya, supaya berusaha keras menghindari murka Allah, menjauhkan bencana dan malapetaka yang mengancam negeri ini dengan cara menghindari memilih partai yang menolak syariat.

“Tidak memilih partai yang memusuhi dan menolak syari’at Islam,” demikian salah satu point tausyiah yang ditandatangani  dan Sekretarisnya, Drs. Nashruddin Salim, S.H, M.H.

Menurut MMI, membangun kehidupan sosial kenegaraan yang adil dan beradab memerlukan partisipasi aktif setiap warga negara, maka Pemilu yang dimaksudkan sebagai upaya  melakukan perubahan kepemimpinan negara, keterlibatan warganegara yang memiliki hak pilih merupakan tuntutan konstitusional.

Kebutuhan akan munculnya orang‑orang yang shalih, berilmu, berakhlak mulia dan bertanggung jawab mewakili rakyat dalam pengelolaan negara-bangsa, baik sebagai eksekutif maupun legislatif merupakan tuntutan yang tidak bisa ditawar-tawar, jelas MMI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Oleh karena itu, perubahan ke arah yang dimaksud haruslah ditempuh melalui proses konstitusional yang jujur, bebas dari bujukan maupun janji‑janji menyesatkan dan menipu masyarakat, bersih dari manipulasi dan cara‑cara lain yang tidak bermoral dan bertentangan dengan akal sehat.

Belum munculnya Parpol Islam yang secara terus terang dan tegas menjadikan Islam sebagai asas partainya, dengan tujuan utama dan satu-satunya adalah menegakkan syari’at Islam di lembaga negara dan pemerintahan.

Lebih jauh, agar partisipasi sebagian besar Parpol di dalam Pemilu tidak semakin mengukuhkan sistem syirik,  MMI juga mengajak memilih figure pemimpin yang taat pada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Bersatu padu memilih seorang figur pemimpin negara yang taat syari’at serta wakil rakyat di parlemen yang memiliki kemauan yang kuat untuk melaksanakan Syari’at Islam di lembaga negara demi mengharapkan keridhaan Allah, dan membangun Indonesia yang aman, damai dan sejahtera di bawah ampunan Allah Subhanahu Wata’ala.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pemilu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riset: Miras Pemicu Remaja Jadi Pembunuh
Tulisan selanjutnya Riset Obat Herbal Tak Pernah Terpublikasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?