Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ini Data Kekerasan terhadap Jurnalis oleh Oknum TNI

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2016 13:46 1:46 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 Agustus 2016 13:45
Bagikan
Seorang oknum TNI menindih dan mencekik wartawan foto Didik Herawanto dari media Riau Pos setelah pesawat HAWK 200 jatuh di pemukiman warga Pasir Putih kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, (16/10/2012). Sedikitnya tujuh wartawan jadi korban kekerasan oknum TNI, lima diantaranya peralatannya dirampas dan dua dipukul hingga menderita luka memar.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kejadian penganiayaan terhadap jurnalis diduga oleh oknum TNI Angkatan Udara (AU) di Medan, Sumatera Utara, Senin (15/08/2016) lalu, menambah daftar kekerasan terhadap wartawan.

Diketahui, oknum TNI AU melakukan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual kepada dua orang jurnalis dan seorang wartawati media online. Kejadian terjadi saat para jurnalis meliput bentrok warga terkait sengketa lahan di Jl Adi Sucipto, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

Sebelum itu, berbagai kekerasan kerap dialami oleh para jurnalis. Berikut di antaranya, dirangkum hidayatullah.com dari siaran pers pada aksi unjuk rasa jurnalis di Jakarta, Kamis (25/08/2016). [Baca: Aksi Jurnalis Desak Menkopolhukam-Panglima TNI Tindak Tegas Penganiaya Wartawan]

Dianiaya

Selasa (30/06/2015), kekerasan dialami oleh wartawan TV One, Yoga Syahputra Simorangkir. Dia dianiaya oleh perwira TNI AU saat meliput jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jl Djamin Ginting, Padang Bulan, Medan. Akibatnya, perut dan paha Yoga mengalami memar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Saat itu, Yoga dan sejumlah awak media sedang mengambil momen-momen gambar pesawat yang terbakar serta porak-porandanya beberapa gedung. Pengambilan gambar dilakukan dari luar batas garis polisi (police line).

Namun, Mayor Andi, seorang perwira TNI AU, melarang awak media mengabadikan insiden tersebut. “Sana kalian, ngapain kalian foto-foto. Siapa kalian rupanya,” bentak Andi kepada sejumlah awak media.

Karena posisi mereka di luar garis polisi, para awak media cuek saja. “Kami, kan, di luar police line, kenapa Bapak (Andi) larang kami,” ujar Yoga.

Mendengarnya, Andi berang lalu menendang paha dan perut Yoga. Petugas lain pun menahan Andi yang saat itu cekcok mulut dengan awak media.

Alat Peliputan Dirampas

Rabu (10/02/2016), dua jurnalis Jawa Pos Radar Malang, Darmono (fotografer) dan Nurlayla Ratri (jurnalis) diintimidasi oleh oknum TNI AU. Saat itu keduanya meliput di sekitar lokasi jatuhnya pesawat tempur taktis Super Tucano TT-8130 di Jl LA Sucipto, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Oknum prajurit TNI AU yang tengah mengamankan lokasi insiden itu merampas kartu memori kamera, kartu pers, dan pesawat tanpa awak (drone). Berdasarkan keterangan kedua jurnalis itu, mereka sempat diintimidasi dengan nada mengancam.

Dicekik dan Dipukul

Selasa (16/10/2012), wartawan dipukul saat tengah meliput jatuhnya pesawat tempur TNI AU jenis Hawk 200 di Kabupaten Kampar, Riau. Pelakunya adalah oknum TNI AU Lanud Roesmin Norjadin Pekanbaru.

Kemudian, pada 1 September 2012, kekerasan dialami oleh fotografer Tempo Biro Bandung, Prima Mulia (nama samaran). Saat itu ia tengah meliput kecelakaan pesawat Cessna yang jatuh menimpa gedung dan atap di Pusat Litbang TNI AU di Bandung Air Show 2012.

Saat baru memotret 2-3 detik, sekitar 4 orang petugas POM TNI AU datang mencekik leher dan menelikung badan Prima. HP dan kamera korban pun dirampas. Sambil terus mencengkeram, para pelaku berteriak-teriak agar Prima dibawa ke kantor untuk diperiksa dan ditahan di sana.

Kamera Dirusak

Pada 12 Juli 2012, kamera jurnalis Hanif Nasrullah (nama samaran) dan sejumlah wartawan lainnya dirusak oleh oknum TNI AD.

Kejadian terjadi saat para jurnalis Memorandum itu hendak meliput eksekusi 5 rumah dinas Kodam V Brawijaya di Jl Taman Hayam Wuruk, Surabaya, Jawa Timur. Penjagaan ketat pasukan TNI AD pada eksekusi ini terkesan berlebihan.

Sebelum itu, pada 21 Juni 2012, perusakan kamera wartawan Kompas TV dan BeritaSatu dilakukan oleh oknum TNI AU. Terjadi saat para jurnalis sedang meliput jatuhnya pesawat Fokker-27 di Jl Branjangan, RT 11, RW 10, Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Data kekerasan tersebut dirilis oleh Aliansi Wartawan Jakarta Raya, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta, Ikatan Jurnalis Lintas Media (IJLM), Lensa Pusat, dan Poros Wartawan Jakarta (PWJ). Aksi demo pada Kamis (25/08/2016) di depan kantor Menkopolhukam itu juga diikuti perwakilan Jurnalis Islam Bersatu (JITU). [Baca juga: PWI Pusat Kecam Kekerasan TNI AU pada Wartawan]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jurnaliskekerasan terhadap wartawanmedanMedia massaMenkopolhukamPanglima TNITNI AUunjuk rasawartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berbuat Baik pada Tetangga
Tulisan selanjutnya Amalan Penyelamat dari Siksa Kubur (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?