Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Said Aqil: Orang yang Anggap FPI Bela Islam Pemahaman Islamnya Rendah

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Januari 2017 10:41 10:41 am
Ahmad
Dipublikasikan 31 Januari 2017 10:41
Bagikan
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, di Kantor PBNU
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj mengatakan, masih rendahnya pemahaman masyarakat di Indonesia terhadap Islam dan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Hal itu ia katakan merespon dari hasil survei yang dilakukan oleh Alava Research Center tentang potret keberagaman Islam di Indonesia.

Dalam survei tersebut salah satunya dipaparkan tentang popularitas tiga besar ormas di Indonesia, yakni NU (97.0 persen), Muhammadiyah (94.3 persen), dan FPI (68.8 persen).

Luruskan Pernyataan Said Aqil, Dua Putra Abu Bakar Baasyir Sambangi PBNU

Lebih jauh saat pertanyaan persepsi terbuka soal ormas Islam, diantaranya FPI, dimana sebanyak 22,4 persen responden menyebut FPI adalah organisasi garis keras, 17,8 mengatakan sebagai organisasi pembela Islam, dan sebanyak 17,0 persen menyebut sebagai organisasi suka berdemo.

“Kalau orang sudah tertarik FPI dan dianggap membela Islam betapa rendahnya pemahaman terhadap Islam,” ujarnya di Kantor PBNU, Jakarta, Senin (30/01/2017).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Padahal, kata Said, dirinya sudah berusaha keras menunjukkan Islam yang toleran dan moderat.

“Itu membela Islam. Walaupun dicaci maki sana-sini,” ungkapnya.

PW Muhammadiyah Jabar Mengaku Tak Pernah Mengecam FPI

Ditanya kenapa FPI dianggap tidak membela Islam, Said mengatakan, bahwa FPI bukan lahir dari dalam umat Islam.

“Beda dengan NU dan Muhammadiyah itu lahir dari bawah,” katanya.

Said tidak menjelaskan lebih rinci yang dimaksud lahir dari umat Islam.

Adapun ketika ditanya pendapatnya terhadap ulama NU yang mendukung FPI, Said menyatakan hal itu dikarenakan masih banyak yang tidak paham atau saking polosnya.

Ia bercerita, ada pengurus NU di Belitung yang menghubungi dirinya dan menanyakan sikap Banser yang menolak kedatangan Habib Rizieq.

“Saya bilang sudah benar itu. Tapi kan bela Islam? Wah susah kalau kayak gitu, hanya lewat telpon saja tidak bisa kita jelaskan,” ucapnya.

Sementara itu, CEO Alava Research Center, Hasanuddin Ali menjelaskan, survei yang dilakukan lembaganya melibatkan 1626 responden, dan dilakukan dari rentang November 2016 hingga Januari 2017.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlus Sunnah Wal Jama’ahAlava Research CenterKetua Umum PBNUMuhammadiyahNUPBNUPengurus Besar Nahdhatul UlamaSaid Aqil Siradj
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lima Fraksi Pejuang Suriah Membentuk Hai’ah Tahrir al-Syam
Tulisan selanjutnya Inilah Tiga Kriteria Ideal Umat Nabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?