Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tuduhan Bantuan Kemanusiaan Suriah untuk Teroris Dinilai Gegabah

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Februari 2017 07:24 7:24 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Februari 2017 07:24
Bagikan
[Ilustrasi] Bantuan lembaga kemanusiaan asal Indonesia untuk korban perang di Suriah.
Bagikan

Hidayatullah.com– Tuduhan bahwa bantuan kemanusiaan ke Suriah yang biasanya disampaikan lewat Turki oleh beberapa lembaga kemanusiaan di Indonesia sebagai upaya membantu teroris dinilai sebuah hal yang gegabah.

Padahal, terang Manager Media Network Development Aksi Cepat Tanggap (ACT), Bambang Triyono, penerima bantuan adalah warga sipil, baik yang berada di kamp-kamp pengungsian di Suriah seperti kota Aleppo atau Idlib, maupun di Turki.

Persoalan bahwa katanya ada bantuan tersasar ke markas kelompok perlawanan tertentu di sana, menurutnya, tidak bisa serta merta dianggap membantu teroris.

Bantuan GNPF MUI ke Suriah untuk Korban Perang termasuk Non-Muslim

“Kenapa saya bilang nyasar, saya kira lembaga itu tidak bodoh (kalau memang niatnya) menyalurkan bantuan untuk kelompok perlawanan lalu mencantumkan dengan jelas identitas lembaganya di kemasan bantuan,” ujar Bambang saat dihubungi hidayatullah.com, Kamis (23/02/2017).

Lebih dari itu, menurut Bambang, definisi teroris sejatinya berpulang kepada pihak penuduh, apakah arti teroris bagi mereka dalam melihat problem yang terjadi di Suriah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tentu kita tidak bisa langsung mengatakan bahwa mereka yang menjadi oposisi atau warga Suriah yang menginginkan perubahan adalah teroris,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, itu sama halnya dengan kelompok yang menginginkan perubahan, tidak serta merta bisa dicap sebagai makar atau separatis.

Ketua FOZ: Lembaga Kemanusiaan Salurkan Bantuan ke Suriah untuk Korban Perang

Di ACT sendiri, papar Bambang, sebelum mengirimkan bantuan kemanusiaan, pihaknya selalu mencari tahu peta konflik di Suriah.

“Maksudnya kami selalu update, lewat mitra-mitra lokal, mana saja wilayah atau provinsi yang dikuasai pihak-pihak yang berkonflik di sana. Kita tahu, konflik tidak hanya melibatkan pihak rezim dan pihak oposisi (yang ingin perubahan), tapi ada juga ISIS, Hizbullah, dan seterusnya,” jelasnya.

Bambang menegaskan, lembaganya, termasuk juga lembaga kemanusiaan lain dari Indonesia, pasti tahu bagaimana jalur sebuah lembaga resmi. Yakni lembaga yang punya identitas jelas, punya legalitas, dan sebagainya.

“Lembaga-lembaga Indonesia yang ingin menyalurkan bantuan untuk warga Suriah selalu bermitra dengan lembaga atau NGO di Turki. Salah satunya IHH (Insan Hak ve Hürriyetleri ve Insani Yardim Vakfi),” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ACTAksi Cepat TanggapBambang Triyonobantuan ke Turkibantuan kemanusiaanbantuan untuk SuriahIHHIndonesia-SuriahKonflik Suriahlembaga kemanusiaanpengungsi Suriahterorismetuduhan terorismeTurkiwarga Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahas Ancaman NKRI, Wantim MUI: Komunisme Fakta, bukan Mitos
Tulisan selanjutnya Kerajaan Saudi Hentikan Penyidikan Kasus Gurauan Bom 2 WNI Saat Umroh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?