Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Film G30S/PKI Dinilai Ingatkan Generasi Muda soal Pengkhianatan atas Pancasila

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 September 2017 05:54 5:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 September 2017 05:54
Bagikan
Diorama kekejaman PKI di Rumah Penyiksaan, salah satu situs di Monumen Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Bagikan

Hidayatullah.com– Inisiator Gerakan Anak Negeri (GAN), Pedri Kasman, menilai, rencana pemutaran film G30S/PKI yang dimotori Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan beberapa pihak lain adalah sangat wajar dalam momentum 30 September.

Menurutnya, hal itu bisa dimaknai sebagai upaya mengingatkan bangsa akan sejarah kelam yang pernah terjadi. Bahwa pernah terjadi pengkhianatan terhadap Pancasila dan ideologi bangsa ini oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Bahkan pengkhianatan itu disertai dengan tindakan penyiksaan dan pembunuhan yang kejam dan tidak berperikemanusiaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima redaksi di Jakarta, Rabu (20/09/2017).

Baca: Film G30S/PKI, Aktivis: Peringatan 30 September Momentum Teguhkan Tap MPRS

Pedri berharap, selain dalam rangka mengingatkan generasi penerus bangsa, juga agar sejarah kelam itu tidak terulang.

“Jadi hal ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak tertentu. Maka tidak perlu pula ada pihak yang mempersoalkan pemutaran film ini,” imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menambahkan, jika ada pihak yang merasa dirugikan dengan konten film itu maka cara yang tepat adalah dengan memproduksi film baru.

Karena bagaimanapun, katanya, film adalah bagian dari karya seni yang bisa saja sang sutradara membumbuinya dengan dramatisasi untuk memikat penonton.

Baca: Muncul Usulan Pemutaran Kembali Film G30S/PKI, Fadli Zon Setuju

“Jadi silakan bikin film baru dengan menampilkan fakta lain yang dirasa belum terungkap. Kalau perlu kontennya lebih lengkap, ada fakta sebelum dan sesudah 30 September 1965. Lebih bagus lagi jika bisa menelusuri perjalanan PKI sejak awal bercokol di Indonesia. Sehingga rakyat disuguhi informasi yang cukup,” terangnya.

Walaupun, Pedri mencatat, bahwa film G30S/PKI garapan Arifin C Noer tersebut belum tentu menggambarkan kejadian yang sesungguhnya, kecuali film tersebut memang diambil langsung pada saat kejadian, atau sebagai dokumen resmi.

“Sepanjang dokumen resmi itu tidak ada maka faktor subjektif sang pembuat film tak dapat dihindarkan,” tutupnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahaya PKIG30SPKIGatot NurmantyoGerakan 30 September 1965Gerakan Anak NegeriInisiator GANkasus 1965kekejaman PKIkomunismeNKRIpancasilaPanglima TNIPanglima TNI Jenderal Gatot NurmatyoPartai Komunis IndonesiaPedri Kasmanpelarangan PKIpemberontakan PKIpemutaran Film G30S/PKI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait ‘Kebangkitan’ PKI, Kivlan: Bukan ‘Hantu’, Sudah Nyata, Ujungnya Minta Cabut Tap MPRS
Tulisan selanjutnya Kemenag-KPK akan Teken MoU ‘Langkah Strategis’ Terkait Bahaya Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?