Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hari Santri Nasional, Mengingatkan “Resolusi Jihad” Bela NKRI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2017 13:01 1:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2017 13:01
Bagikan
Poster Hari Santri Nasional 2017 di salah satu pesantren di Depok, Jawa Barat, Ahad (22/10/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Hari ini, Ahad, 22 Oktober 2017 kembali diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Hari Santri ini adalah hari dimana santri-santri pada zaman itu berkumpul dan bersatu untuk menjaga negara Indonesia, kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud.

NU, tuturnya, dulu mengeluarkan Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 untuk memerangi musuh negara.

“Hukumnya jihad memerangi musuh negara yang sudah disepakati bersama,” tegas Marsudi ditemui hidayatullah.com di ruangannya di lantai 3 gedung PBNU, beberapa waktu lalu.

Sampai hari ini, kata dia, Resolusi Jihad tidak pernah dicabut oleh NU. Yang artinya kewajiban membela NKRI itu masih terus berlanjut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Hari Santri Nasional, What Next?

Marsudi menjelaskan, peringatan Hari Santri ini titik beratnya untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa menjaga Republik Indonesia ini berat dan tidak mudah. Banyak santri dan kiai-kiai yang gugur kala itu.

“Ini jadi ibrah (pelajaran) perbuatan baik untuk mempertahankan Republik Indonesia ke depan,” ujarnya.

Ia mengaku tak setuju bila peringatan Hari Santri ini dianggap mengkotak-kotakkan kelompok masyarakat. Sebab fakta sejarahnya para santri dan kiai memang mempertahankan Indonesia.

“Kalau fakta sejarah biar jadi ibrah, maka harus selalu diingat baik yang jelek atau yang baik. PKI misalnya jelek karena berontak. Itu juga enggak boleh dihapus. Hari Santri itu bagus karena santri mempertahankan Indonesia. Itu juga enggak boleh dihapus,” ucapnya.

Baca: Jaga Aqidah dan Akhlak, TNI Dorong Para Santri Jadi Benteng Terakhir NKRI

Terakhir, ia menegaskan peringatan Hari Santri ini bukan untuk santri pesantren NU saja, melainkan seluruh pesantren.

“Masak untuk NU doang,” pungkasnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:22 Oktober 194522 Oktober 2017bela NKRIHari SantriHari Santri NasionalHari Santri Nasional 2017jihadjihad bela NKRIKetua PBNUMarsudi SyuhudNahdlatul UlamaNUPBNUPengurus Besar Nahdlatul Ulamapesantrenpesantren dan IndonesiaPondok PesantrenResolusi JihadResolusi Jihad NUsantrisantri dan Indonesiasantri dan NKRI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 12 Elemen WNI di Saudi Tolak Rencana Pengiriman TKW
Tulisan selanjutnya Rezim Zionis Menutup Media Palestina di Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?