Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Solah: Menolak Komunisme Masa Radikal

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 November 2017 13:28 1:28 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 November 2017 13:28
Bagikan
KH Salahuddin Wahid.
Bagikan

Hidayatullah.com– Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Salahuddin Wahid, mempertanyakan jika ada yang menuding bahwa sikap anti komunisme merupakan bentuk radikalisme.

“Kalau menolak komunisme mah rasanya banyak sekali orang di Indonesia. Saya menolak komunisme, masa saya radikal. Saya pikir enggak ah,” ujar Gus Solah, sapaannya, saat dihubungi hidayatullah.com Jakarta, semalam, Jumat (03/11/2017).

Hal itu ia sampaikan menyikapi adanya tudingan selama ini bahwa masyarakat yang anti komunisme, LGBT, dan aliran sesat, merupakan kelompok yang menanamkan radikalisme dan intoleransi.

Baca: Muslim Tak Perlu Radikal dan Liberal

Soal tudingan intoleran, Gus Solah mengatakan, “Kadang-kadang kita terlalu menyederhanakan masalah.”

Misalnya, saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Dimana kata dia umat Islam yang memilih berdasarkan ajaran agama, yaitu tidak boleh memilih pemimpin non-Muslim, itu dianggap sebagai intoleran, dianggap anti Pancasila. “Saya pikir tidak benar (anggapan itu),” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Orang meyakini ajaran agamanya kok bisa dibilang tidak toleran itu dari mana, gimana gitu?!” tambahnya mempertanyakan.

Gus Solah mengatakan, soal toleransi atau intoleransi, perkaranya harus didudukkan dan dijelaskan. Keduanya tidak bisa disederhanakan.

“Misalkan saya, saya tidak mengizinkan anak saya yang perempuan kawin dengan laki-laki non-Muslim, apakah itu saya dianggap tidak toleran? Ya saya keberatanlah, wong itu saya berdasarkan keyakinan saya kok, masak saya tidak toleran?!” ungkapnya.

Baca: Gus Solah: Di Masjid Salman ITB Enggak Ada yang Radikal

Ia menjelaskan, toleransi adalah menghargai perbedaan.

“Kalau di dalam Islam jelas, ‘lakum dinukum waliyadin’, ya, kan. Untukmu agamamu untukku agamaku. Kita tidak bermusuhan dengan orang lain agama. Kita berkawan, kita bersaudara sebangsa gitu kan. Tapi toleransi itu dalam hal sosial tidak dalam ajaran kalau menurut saya,” paparnya.

Terkait pandangan masyarakat atas suatu aliran sesat, menurut Gus Solah, tidak boleh ada kekerasan terhadap kelompok aliran sesat. Misalnya Ahmadiyah.

“Dia boleh hidup di Indonesia gitu loh. Dan kita juga tidak boleh melakukan kekerasan kepada mereka. Tapi kalau kita menganggap Ahmadiyah itu tidak benar, masa ndak boleh?!” ungkapnya.

Baca juga: MUI: Tidak Ada Kata Toleransi pada LGBT dan Aliran Sesat

Dengan bertoleransi pun, lanjutnya, tidak menghalangi sesama umat berbangsa untuk saling berkawan.

“Artinya ya kita berbeda, kita sadar kita berbeda tapi kita tidak bermusuhan gitu loh. Jadi misalkan saya, saya tidak setuju dengan ajaran HTI, tapi saya tidak merasa bermusuhan dengan orang HTI,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmadiyahanti aliran sesatanti LGBTanti-komunismeGus SolahHTIintoleranKH. Salahuddin WahidlgbtNahdlatul UlamaNUpenelitian SetaraPilkada DKI JakartaradikalradikalismeSetara Institutetokoh NUtolak komunismetoleransitudingan intolerantudingan radikal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: Brexit Tidak baik untuk Bisnis, kata Pengusaha Swedia
Tulisan selanjutnya Pasukan Bashar Berhasil Kuasai Wilayah Deir al-Zour

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?