Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai ada yang ganjil dengan pendeportasian Ustadz Abdul Somad (UAS) dari Bandara Internasional Hong Kong baru-baru ini.
Dahnil mengaku heran, bagaimana bisa pihak otoritas Hongkong diduga mendapatkan “informasi negatif” terkait dengan UAS.
Menurutnya, bisa jadi ada sumber-sumber yang memberikan input.
Ia pun mendorong, agar pemerintah perlu mempertanyakan secara detail apa sebab utamanya sesungguhnya, supaya publik mendapatkan penjelasan lengkap.
“Negara penting mempertanyakan kenapa warganya dideportasi? Jadi siapa saja bisa mengusir siapa saja tanpa sebab yang jelas. Justru bisa alasannya tidak benar dan tak rasional negara wajib meluruskan dan menjelaskan,” ujarnya kepada hidayatullah.com melalui pesan WhatsApp, semalam, Selasa (26/12/2017).
Baca: UAS Dideportasi, Hanafi Rais: Negara Wajib Bela WNI yang Dilecehkan
Dahnil mengaku tidak mengerti apa yang salah dengan UAS sehingga mendapat penolakan hingga deportasi. Baginya ceramah-ceramah UAS biasa saja dan bagus untuk pencerahan umat.
Tidak ada yang mengancam dan menebar kebencian siapa pun, apalagi menjadi ancaman kelompok tertentu dan membahayakan negara, tambahnya.
Terkait UAS, Dahnil pun menyoroti kasus persekusi terhadap ustadz asal Riau itu.
“Agak ganjil bila ada yang berusaha melakukan persekusi terhadap beliau.
Dan terkait dengan yang sudah terjadi, maka polisi harus menindak tegas persekusi tersebut, bila tidak maka ketidakpercayaan terhadap kepolisian semakin tinggi,” pungkasnya.*
Baca: Fahri Hamzah: Penolakan UAS di Hong Kong Peristiwa Memalukan