Hidayatullah.com– Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis hasil penelitian tentang peluang petahana Presiden Joko Widodo maupun calon lawannya di Pilpres 2019 mendatang.
Direktur Riset Median Sudarto menerangkan, berdasarkan survei tersebut ditemukan bahwa sebanyak 63,8 persen masyarakat belum ingin memilih Jokowi untuk menjadi presiden periode kedua.
Baca: Viral #2019GantiPresiden, Masyarakat Dinila Mulai Hilang Kepercayaan ke Jokowi
Jumlah itu, paparnya, merupakan pengurangan dari elektabilitas yang diraih Jokowi sebesar 36,2 persen.
Adapun peringkat elektabilitas terbesar selanjutnya ditempati Prabowo dengan 20,4 persen, lalu mantan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo 7,0 persen, Jusuf Kalla 4,3 persen, dan Anies Baswedan 2,0 persen.
“Hari ini lebih banyak yang menginginkan Pak Jokowi diganti. Oleh karena itu kalau head to head agak berat untuk Jokowi,” ujarnya di Cikini, Jakarta, Senin (16/04/2018).
Baca: Survei Median: Masyarakat Menginginkan Figur Selain Jokowi di 2019
Sudarto menjelaskan, sebagian besar masyarakat menginginkan Presiden selanjutnya datang dari tokoh lain di luar Jokowi.
“Menurut kami ini warning kuning kemerah-merahan buat Pak Jokowi,” tandasnya.
Survei itu melibatkan 1.200 responden random dengan teknik Multistage Random Sampling seluruh Indonesia dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.*
Baca: “2019GantiPresiden” Saja Dinilai Tak Cukup, Perlu Disiapkan Pemimpinnya