Hidayatullah.com– Memasuki hari ke-6 pasca gempa-tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, Tim SAR Hidayatullah bersama Relawan Sahabat Al-Aqsha masih terus menelusuri pesisir pantai di daerah Tondo, Palu untuk mencari korban.
Pantauan hidayatullah.com saat ikut menelusuri pantai, Kamis pagi (04/10/2018), tampak puluhan bangunan hancur pasca digoyang gempa ditambah hantaman tsunami Jumat lalu.
Melihat kondisi Palu hingga saat ini, Dankorlap SAR Hidayatullah, Ahmad Hamim, mengatakan masih banyak korban yang tertimpa bangunan dan sulit dievakuasi.
Baca: Evakuasi H+5, Korban Gempa di Hotel Roa-Roa Sulit Dikenali
“Tim kami hanya bisa membantu mengangkat jenazah yang sudah terlihat. Jika yang masih tertimbun bangunan, kami agak kesulitan karena tak memiliki alat berat,” ujarnya pada hidayatullah.com.
Selain menelusuri tepian pantai, beberapa Tim SAR Hidayatullah bersama Sahabat Al-Aqsha ikut membantu Basarnas mengevakuasi korban di Hotel Roa-Roa, Hotel Mercure, dan beberapa bangunan lain yang menimbun banyak korban.*/Sirajuddin Muslim
Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media