Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Protes Saudi Eksekusi Mati WNI Tuti Tursilawati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2018 14:05 2:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2018 10:19
Bagikan
indonesia turki
Menlu RI Retno LP Marsudi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Eksekusi mati tenaga kerja wanita (TKW) asal kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Tuti Tursilawati, Senin, 29 Oktober 2018, mengejutkan publik tanah air.

Bahkan, eksekusi mati terhadap TKW kelahiran 1984 karena kasus pembunuhan ayah majikannya di tahun 2010 itupun, membuat pemerintah Indonesia geram atas sikap Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi mengatakan, sesaat mendapatkan laporan mengenai eksekusi mati Tuti Tursilawati, ia langsung menyampaikan protes kepada pemerintah Arab Saudi melalui saluran telepon dengan Menteri Luar Negeri, Adel bin Ahmed Al Jubeir.

“Setelah menerima kabar tersebut saya langsung menghubungi menlu Arab Saudi. Saya sampaikan protes dan concern kita. Seperti yang dilakukan pada warga negara lain di Arab Saudi, pelaksanaan hukuman mati terhadap almarhum Tuti Tursilawati dilakukan tanpa notifikasi resmi kekonsuleran,” ungkap Retno ketika ditemui di sela-sela menghadiri Our Ocean Conference (OOC), di Nusa Dua, Bali, Selasa (30/10/2018).

Baca: Saudi Eksekusi Mati 5 Terpidana Kasus Perampokan

Retno juga memanggil Duta Besar Arab Saudi di Jakarta, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, ke Nusa Dua, Bali, untuk menyampaikan kembali protes pemerintah Indonesia terhadap apa yang terjadi kepada Tuti Tursilawati.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Pagi ini (kemarin, Red) saya juga memanggil dubes Arab Saudi di Jakarta. Saya meminta beliau ke Bali untuk secara langsung bertemu dengan saya. Sekali lagi saya sampaikan concern yang mendalam dan protes kita mengenai notifikasi ini. Pada saat saya bicara dengan Dubes dia menyatakan bahwa dia paham, sangat paham dan dia akan menyampikan sekali lagi concern Indonesia kepada capital,” tegasnya.

Menurut Retno, sejak menerima laporan mengenai kasus pembunuhan yang dilakukan Tuti Tursilawati, pemerintah telah memberikan pendampingan hukum sejak 2011.

“Pemerintah sudah mencoba maksimal memberikan pendampingan hukum dan melakukan upaya apapun,” imbuh Retno.

Sementara, ketika menggelar jumpa pers di Jakarta, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, pendampingan kekonsuleran terhadap Tuti Tursilawati diberikan pemerintah Indonesia sejak 2011 hingga 2018.

“Telah dilakukan tiga kali penunjukan pengacara, tiga kali permohonan banding dan terpenuhi oleh pengadilan banding di Arab Saudi, namun keputusan tetap pada semula,” ungkap Iqbal.

Baca: KOWANI: Tak Ada Relevansinya Antara Ibadah Umroh dengan Eksekusi Mati TKW Indonesia

Menurut Iqbal, bahkan terhadap vonis hukuman mati Tuti Tursilawati, Presiden Joko Widodo telah melayangkan surat sebanyak 2 kali kepada Raja Salman pada tahun 2011 dan 2016.

“Dua kali surat Presiden kepada Raja Salman masing-masing pada tahun 2011 dan 2016. Berbagai upaya litigasi dan non-litigasi dalam hal ini salah satu bentuk fasilitasi keluarga Tuti untuk kunjungan ke Saudi,” terangnya.

Sedangkan, ketika menggelar Sidang Komis Bersama (SKB) RI – Arab Saudi yang dihadiri langsung oleh Menlu Arab Saudi, Adel bin Ahmed Al Jubeir pada 23 Oktober di Jakarta, memodifikasi akses kekonsuleran menjadi salah satu poin yang dibahas.

Dalam pembahasan tersebut menekankan agar Arab Saudi memberikan notifikasi kepada perwakilan RI di Jeddah maupun Riyadh, terhadap WNI yang berhadapan dengan hukum, demikian KBRN melansir, Selasa (30/10/2018).*

Baca: Pemerintah Terus Upayakan Pembebasan Satinah dari Eksekusi Mati di Saudi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudieksekusi matiMenlu Arab SaudiMenlu RIRaja SalmanRetno LP MarsudiTKITKWTuti Tursilawati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 23 Ribuan LSL/Waria di Jabar, 1.500 Tempat Mangkalnya
Tulisan selanjutnya Ustadz Abdul Somad Lc MA Tentang Pembakaran ‘Bendera Tauhid’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?