Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Relawan Pendukung Jokowi Kecewa Prabowo Calon Menteri

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2019 08:15 8:15 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 Oktober 2019 08:05
Bagikan
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com– Kelompok relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) menyatakan kekecewaannya terhadap Presiden Joko Widodo terkait calon menteri dalam kabinet barunya.

Jaman kecewa juga karena rival Jokowi pada Pilpres 2019 lalu, Prabowo Subianto, justru digadang-gadang sebagai calon menteri di kabinet Jokowi.

Ketua Umum Jaman, A Iwan Dwi Lakosono, mengaku kecewa terhadap beberapa nama  tokoh dan profesional yang dipanggil Jokowi. Mereka yang datang ke Istana di Jakarta itu disinyalir kuat bakal masuk jajaran menteri di kabinet kerja Jokowi jilid II.

Menurut Iwan, sejumlah orang yang jelas prestasinya dan berkeringat serta berdarah-darah belum diundang ke Istana, sedangkan Prabowo yang jelas-jelas musuh rivalnya diundang.

“Sebagai relawan pemenangan Jokowi sejak Pilgub DKI  2012 hingga Pilpes 2019 kami sangat kecewa. Susunan Kabinet Jokowi Mengecewakan Relawan,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Pengamat: Situasi Internasional Menekan Jokowi Bentuk Kabinet Aman

Menurut Iwan,  selain harus ahli dibidangnya, hanya dua kriteria orang yang berhak masuk kabinet Jokowi. Yaitu, menurutnya, bagi menteri pertahana (incumbent) adalah orang yang punya prestasi yang jelas. Dan bagi pendatang baru, “ya harus orang yang benar-benar berkeringat memenangkan Jokowi  di Pilpres demi visi bersama ‘Indonesia Maju’,” sebutnya.

Menurut Iwan, menteri petahana yang dianggapnya jelas-jelas prestasinya seperti Susi Pujiatusi dan Ignasius Jonan justru akan disingkarkan. “Jelas-jelas mereka pamit,” imbuhnya.

Menurutnya, dalam rapat dengan relawan, sering sekali Jokowi menyampaikan bahwa pada periode selanjutnya ia akan memilih orang di kabinet tanpa beban.

“Sudah saatnya (Jokowi) mencari pembantu yang fokus kerja nyata, bukan cari muka. Tapi kami melihat orang-orang yang datang selama dua hari ini justru punya tendensi agenda Pilpres 2024. Tentu ini menyulitkan bapak sendiri dalam bergerak. Sulit mewujutkan Indonesia maju yang ada justru Indonesia mundur,” sebut Iwan.

Baca: Sukamta nilai Oposisi dan Pemerintah Butuh Sinergi Bangun Bangsa

Menurut pendukung Jokowi itu, seharusnya dalam menyusun kabinet jilid II ini, Jokowi bisa lebih leluasa dan tanpa beban.

“Tetapi dari pengamatan kami sepertinya beliau justru lebih tersandera karena banyak tekanan. Adanya tekanan dari konsep proporsionalitas bagai-bagi kue yang adil di internal partai koalisi, landasannya bisa dari kuantitas perolehan suara partai. Tekanan lain yakni kekuatan opisisi yang coba yang kini merangsek kekuasaan,” sebutnya.

Menurut Iwan, seharusnya Jokowi fokus mencari pembantu yang dapat mewujudkan visi-misinya. “Yang tentu sangat berbeda dengan rivalnya. Pertarungan sangat keras, kami menyebut seperti minyak dan air tidak akan bisa bersatu. Kami khawatir ini justru menjadi duri dalam daging di kabinet kerja jilid II,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto datang ke Istana Merdeka di Jakarta, Senin (21/10/2019) sore, bersama Wakil Ketua Umumnya, Edhy Prabowo, serta melakukan pertemuan dengan Jokowi.

Usai pertemuan, Prabowo mengaku bahwa Presiden Jokowi memintanya untuk memperkuat kabinet dan keputusan Gerindra adalah “siap apabila diminta”.

Prabowo mengaku diminta untuk membantu Jokowi di bidang pertahanan. Eks Komandan Jenderal Kopassus ini bersaing dengan Jokowi dalam pilpres lalu, mengulang Pilpres 2014.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JAMANJoko widodoJokowerJokowiJokowi-Ma'rufmenteri Jokowipendukung JokowiPrabowo Subianto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat: Situasi Internasional Menekan Jokowi Bentuk Kabinet Aman
Tulisan selanjutnya Jokowi Umumkan Kabinet Baru, Ini Daftar Menterinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?