Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Tidak Setuju Terowongan Masjid Istiqlal-Gereja Katedral

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Februari 2020 21:17 9:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Februari 2020 21:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sependapat dengan sikap Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah perihal rencana pembangunan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta Pusat.

Dua ormas Islam itu sebelumnya menyatakan tak setuju bahkan mengkritik rencana Presiden Joko Widodo membangun terowongan penghubung tersebut.

“MUI sejalan dengan sikap NU dan Muhammadiyah, kita juga sama tidak jauh berbeda sikapnya berkaitan dengan terowongan tersebut,” jelas Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi kepada hidayatullah.com di Kantor MUI, Jalan Proklamsi, Jakarta Pusat, Selasa (11/02/2020).

Kiai Muhyiddin juga menilai bahwa pembagunan terowongan bawah tanah tersebut belum perlu dan mendesak.

“Belum punya urgensi yang sangat mendesak bahwa terowongan tersebut dibangun. Apa sih urgensinya?” ujarnya lantas mempertanyakan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Jokowi Akan Bangun Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral

MUI khawatir bila terowongan penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral itu dibangun justru lebih banyak merugikan dibanding manfaatnya.

“Kita sekarang ini sudah mempunyai basement tempat parkir di Istiqlal, saya khawatir apabila terowongan tersebut dibuka, nanti akan lebih banyak mudharatnya, dibanding manfaatnya,” tambahnya.

Ia menilai, sejak lama pihak Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral untuk saling membantu bila ada kegiatan besar. Ia juga menyarakan agar dana yang digunakan untuk pembangunan terowongan bisa digunakan untuk kepentingan yang lain.

“Kita memang sudah ada komitmen saling membantu. Dana yang dipakai untuk (jembatan) silaturahim itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lain. Yang lebih urgent. Kita bekerja itukan berdasarkan tahapan-tahapan,” terangnya.

Baca: PBNU dan Muhammadiyah Kritik Jokowi Mau Bangun Terowongan Istiqlal-Katedral

MUI lebih mengutamakan pembangunan yang berskala besar dan luas manfaatnya.

“Kita lebih mengutamakan proyek-proyek kemanusiaan dan infrastruktur yang sifatnya lebih luas. Saya pikir dana yang besar lebih baik dimanfaatkan ke yang lain,” ujarnya.

Muhyiddin juga khawatir bilamana ada terjadi sesuatu di terowongan, justru nanti yang disalahkan umat Islam lagi bila ada suatu masalah.

“Kita juga Khawatir nanti ada penyalahgunaan terowongan tersebut. Dan kita tidak bisa mengontrolnya. Nanti yang disalahkan umat Islam lagi, kita khawatir,” terangnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja KatedralMasjid IstiqlalMuhyiddin JunaidiMUIterowongan Istiqlal-Katedral
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Regu Tembak Eksekusi Mati Dua Pemerkosa Anak di Somalia
Tulisan selanjutnya Turki ‘Menetralisir’ 101 Tentara Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?