Hidayatullah.com– Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) digelar di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta, Selasa (18/08/2020). Banyak tokoh nasional hadir, antara lain mantan Ketua MPR RI, Amien Rais.
Pembawa acara Najamuddin Ramli, mengatakan acara deklarasi KAMI ini sebagai pertanda berdirinya koalisi tersebut. Acara didahului dengan pembacaan jati diri KAMI, dilanjutkan membacakan Maklumat Menyelamatkan Indonesia.
Selain Amien, pantauan hidayatullah.com, tampak pula hadir Siti Hediati Heriyadi alias Titiek Soeharto, putri Presiden kedua RI Soeharto, dan Meutia Hatta, putri Proklamator Kemerdekaan RI M Hatta.
Pembacaan maklumat dilakukan secara bergantian oleh para tokoh, dimulai dari pembacaan jati diri KAMI. Deklarasi ini lanjutan dari kegiatan sebelumnya, pertemuan para tokoh di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan pada Ahad, (02/08/2020).
Para tokoh yang juga hadir antara lain Refly Harun, Said Didu, Rocky Gerung, MS Kaban, Usman Hamid, Ahmad Yani, Abdullah Hehamahua, dan lain sebagainya.
Sebelum deklarasi, KAMI menjelaskan jati diri mereka. Pembacaan jati diri KAMI dilakukan oleh Ketua Komite KAMI Ahmad Yani.
Ada 10 butir jati diri KAMI yang dibacakan oleh mantan anggota Komosi III DPR itu. “Dengan nama Tuhan Yang Maha Esa,” kata Ahmad Yani memulai membacakan jati diri.
Berikut 10 poin jati diri KAMI:
1. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia adalah gerakan moral rakyat Indonesia dari berbagai elemen dan komponen yang berjuang demi tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat, dan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
2. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia berjuang dan bergerak untuk melakukan pengawasan sosial, kritik, koreksi, dan meluruskan kiblat bangsa dari segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan.
3. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia berjuang dengan melakukan berbagai cara sesuai konstitusi, baik melalui edukasi, advokasi, maupun cara pengawasan sosial, politik moral, dan aksi-aksi dialogis, persuasif, dan efektif.
4. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia sebagai koalisi rakyat dengan latar belakang kemajemukan agama, suku, profesi, afiliasi politik, menjunjung tinggi kemajemukan, kerukunan, dan kebersamaan. Pandangan dan sikap KAMI adalah perwujudan dari hal-hal yang dapat disepakati.
5. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia mempunyai pandangan dan sikap resmi, yaitu yang disepakati secara tertulis oleh Dewan Deklarator. Di luar itu, merupakan pandangan dan sikap pribadi deklarator atau jejaring pendukung KAMI di pusat, daerah, dan luar negeri.
6. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia sebagai gerakan moral rakyat yang bersifat nasional menerima dukungan dan penyaluran aspirasi rakyat di daerah-daerah, dan warga negara Indonesia di luar negeri walau tidak ada hubungan struktural organisatoris, namun kami berkewajiban moral untuk menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi itu.
7. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri dan jejaringnya berjuang untuk tujuan adanya perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan dapat dihentikan.
8. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia bergerak secara berkesinambungan atas dasar keyakinan bahwa kebenaran dan keadilan harus tegak, serta kebatilan dan kemungkaran harus sirna.
9. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia membagi struktur organisasi kepada:
A. Dewan Deklarator sebagai penentu kebijakan prinsipil, dan strategis, dan dipimpin oleh presidium yang bekerja secara kolektif kolegial memimpin gerakan sesuai jati dirinya.
B. Komite Eksekutif, terdiri dari sembilan orang yang diangkat oleh presidium, berfungsi sebagai motor penggerak koalisi, melaksanakan rencana-rencana strategis yang diputuskan Dewan Deklarator, dan membentuk serta mengoordinasi divisi-divisi.
C. Komisi-komisi sebagai organ kerja sesuai sektor pembangunan nasional, yang melaksanakan kerja atau aksi di bawah koordinasi presidium.
D. Divisi-divisi merupakan organ dan instrumen koalisi yang melaksanakan rencana kerja atau aksi sesuai bidangnya masing-masing.
10. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia sebagai gerakan yang terorganisir, menerapkan disiplin ketat dan tegas atas kendali presidium yang dapat mengambil keputusan tertentu demi nama baik dan efektivitas gerakan.* Azim Arrasyid