Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Siapa Pengganti KH Ma’ruf Amin? Ini Kriteria Sosok Ulama Ketua Umum MUI yang Diharapkan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 November 2020 17:26 5:26 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 November 2020 17:26
Bagikan
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin pada Pembukaan Rakornas Dakwah MUI 2017 di kompleks TMII, Jakarta, Senin (08/05/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Jabatan KH Ma’ruf Amin sebagai Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera berakhir. Lalu siapa penggantinya? Teka teki ini memang belum terjawab. Hingga saat ini belum keluar satu namapun baik secara resmi maupun yang kasak kusuk beredar terkait Ketum baru MUI.

Maklum, sebab Ketum baru MUI baru akan dipilih pada perhelatan Musyawarah Nasional X MUI yang akan digelar pekan ini, Rabu-Jumat (25-27/11/2020) di Jakarta secara virtual dan tatap muka. Meski demikian, sudah ada kriteria mengenai sosok ulama yang diharapkan mampu memimpin MUI lima tahun ke depan.

Kriteria tersebut, kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi, berdasarkan aspirasi yang diserap pihaknya dari berbagai daerah. Apa saja kriterianya?

“Ketua Umum MUI diharapkan dijabat oleh seorang ulama yang memiliki kriteria sebagai berikut; memiliki kedalaman ilmu agama (mutafaqqih fiddin), dapat menjaga muru’ah atau harga dirinya (mutawarri’), memiliki kemampuan menggerakkan organisasi (muharrik), tertib dalam memimpin organisasi (munadzdzim), aspiratif dan diterima oleh semua kalangan serta bisa bekerja sama dengan semua pihak,” ujar Zainut dalam keterangannya kepada hidayatullah.com, Senin (23/11/2020).

Waketum MUI lainnya, KH Muhyiddin Junaidi mengatakan bahwa dalam Munas X MUI akan ada pergantian kepemimpinan dan pengurus pusat MUI. “Mungkin saja akan terjadi perubahan-perubahan dari sisi jabatan dan lain sebagainya,” ujar Muhyiddin dalam konferensi pers secara virtual, Senin (23/11/2020) siang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mungkin pula katanya pada Munas X nanti akan ada pergeseran kepengurusan MUI. “Insya Allah akan ada muka-muka baru,” ujarnya, menambahkan bahwa para pengurus baru MUI akan menjadi tambahan amunisi MUI dalam menyampaikan Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Baca: Presiden Jokowi Akan Buka Munas X MUI, Wapres Ma’ruf Menutup

Ketua Steering Committee Munas X MUI KH Abdullah Jaidi mengatakan, pada Munas X nanti juga akan ada pemilihan Ketua Dewan Pertimbangan MUI. Ketua (Wantim) MUI saat ini adalah Prof Din Syamsuddin yang juga Ketum MUI periode 2014 – 2015.

Selain memilih Ketua Umum, Munas X MUI sebagai permusyawaratan tertinggi organisasi juga memiliki tugas dan wewenang lainnya yaitu menilai pertanggungjawaban pengurus MUI periode 2015 – 2020, menyusun Garis-garis Besar Program Kerja Nasional 2020 – 2025, menetapkan perubahan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI, menetapkan fatwa dan rekomendasi, serta memilih pengurus MUI untuk masa bakti 2020 – 2025.

“MUI ke depan akan terus memantapkan peran dan fungsinya dalam melaksanakan tugas amar ma’ruf nahi munkar atau mengajak ke jalan kebaikan (ma’ruf) dan mencegah hal-hal yang dilarang oleh agama (munkar),” ujar Zainut.

Munas X ini juga akan membahas rekomendasi dan fatwa antara lain terkait human diploid cell pada vaksin, penggunaan masker saat berihram haji dan umrah, pendaftaran haji melalui utang dan pembiayaan, dan pendaftaran haji pada usia dini.

Baca: MUI Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Peserta Munas X Dites Swab Berlapis

Ada hal berbeda pada penyelenggaraan Munas X MUI ini, yakni diselenggarakan pada saat pandemi Covid 19 masih belum melandai. Karena itu, kata Zainut, teknis penyelenggaraan munas dilakukan secara blanded system yaitu online dan offline serta dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Misalnya semua peserta offline harus di-test swab,
menggunakan masker, masing-masing peserta disiapkan 1 mik, dan tempat persidangan yang berjarak 1 – 1,5 meter,” ujarnya.

Berdasarkan website resminya MUI adalah lembaga swadaya masyarakat yang mewadahi ulama, zu’ama, dan cendikiawan Islam di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum Muslimin di seluruh Indonesia. Sejak berdiri pada tanggal 7 Rajab 1395 Hijriah, bertepatan 26 Juli 1975 di Jakarta, MUI telah menggelar beberapa kali munas dan mengalami beberapa kali pergantian Ketua Umum.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ma'ruf AminMuhyiddin JunaidiMUIMunas X MUIulamaZainut Tauhid Sa’adi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Mutasi Kepala KUA Petugas Pernikahan Putri HRS karena Dinilai Abaikan Protokol Kesehatan
Tulisan selanjutnya Anggota DPR: Hadapi Pandemi dan Resesi, Pemerintah Harus Berkolaborasi dengan Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?