Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pesantren Habib Bahar bin Smith Diteror 3 Kepala Anjing Berlumurah Darah dan 3 Balok

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 1 Januari 2022 07:15 7:15 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 1 Januari 2022 07:05
Bagikan
[llustrasi] Kediaman Habib Bahar bin Smith di Pondok Pesantren Tajul Alawiyin Bogor, Jawa Barat, diteror 3 kepala anjing berlumurah darah dan 3 balok, Jumat (31/12/2021).
Bagikan

Hidayatullah.com– Tim Advokasi (TA) Habib Bahar bin Smith (HBS) Aziz Yanuar mengungkapkan bahwa telah terjadi aksi teror terhadap HBS. Aziz kepada hidayatullah.com, Sabtu (01/01/2022) menyebutkan, teror tersebut berupa dikirimkannya tiga kepala anjing berlumuran darah dan 3 buah balok ke kediaman HBS di Pondok Pesantren Tajul Alawiyin Bogor, Jawa Barat.

“Tindakan teror terhadap Habib Bahar bin Smith dengan mengirimkan sebuah kardus bertuliskan “jangan dibuka” yang berisi 3 buah balok kayu, dan 3 buah kepala anjing yang masih berlumuran darah dengan dibungkus plastik sekitar jam 03.00 dini hari di Pondok Pesantren Tajul Alawiyin Bogor adalah tindakan pengecut dan kerdil yang dilakukan “teroris asli ” yang tidak menginginkan kebenaran disuarakan oleh HBS, diduga pelakunya berkaitan erat dengan komplotan pembunuh 6 orang pengawal HRS,” ujar Aziz dalam siaran persnya, Sabtu.

Kejadian itu, jelasnya, berlangsung pada Jumat (31/12/2021) dinihari Waktu Indonesia Barat. Pelaku teror tersebut, kata Aziz, adalah teroris yang sebenarnya. “Merekalah teroris dalam arti sesungguhnya, modus operandinya jelas yakni menebar ketakutan dan meneror siapapun yang dipandang tidak mendukung sesembahan mereka,” ujarnya tanpa menyebut siapa “mereka” yang dimaksud.

Para teroris itu adalah para pembenci kebenaran terhadap HBS, katanya.

Pihaknya kata dia pun meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas tindakan teror pengecut oleh “teroris asli” pembenci kebenaran yang dilakukan di kediaman HBS di Pondok Pesantren Tajul Alawiyin Bogor.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain soal “aksi teror” tersebut, Aziz juga menyinggung Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi yang mendatangi HBS di Pondok Pesantren Tajul Alawiyin Bogor.

“Bahwa tindakan Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi yang mendatangi HBS di pondok pesantrennya yang diduga membuat takut warga sekitar pondok pesantren merupakan suatu bentuk abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) dan sangat dikhawatirkan dapat mencederai hubungan baik antara TNI dengan rakyat yang notabene TNI lahir dari rahim rakyat,” ujarnya.

Bahwa, ia menambahkan, dugaan ancaman yang dilakukan Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi yang mengatakan akan menjemput HBS bila tidak memenuhi panggilan Polda Jawa Barat adalah kekeliruan dalam memahami konsep penegakan hukum yang notabene merupakan tugas POLRI. “Dan hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak criminal justice system di Republik Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga: Imam Masjid Luwu Dianiaya Meninggal

Aziz pun merasa perlu menyampaikan, apa yang disampaikan oleh HBS terkait dengan pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” adalah bentuk nasihat dan kasih sayang terhadap sesama umat Islam.

“Sebab salah satu hisab yang utama di yaumil akhir adalah lurusnya akidah seseorang, baru kemudian ditimbang amalannya. Oleh karenanya nasihat yang disampaikan oleh HBS secara terbuka, karena pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” juga dinyatakan secara terbuka ke publik, adalah nasihat sekaligus meluruskan pemahaman akidah. Dilakukan secara terbuka oleh HBS adalah juga sebagai cara untuk mendidik umat agar jangan sekali sekali melakukan tajsim terhadap Sang Khalik,” ujarnya.

“Bahwa kami sampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya kepada “teroris asli” pembenci kebenaran dan para pengecut bahwa jangan pernah mencoba untuk membungkam kebenaran, sejuta kali kebenaran dibungkam sejuta kali itu pula kebenaran akan menemukan jalannya,” pungkas pernyataannya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Achmad Fauziaziz yanuarBogorHabib Bahar bin SmithHBSPondok Pesantren Tajul Alawiyin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pergantian Tahun dan Manajemen Waktu
Tulisan selanjutnya YBM PLN Gandeng BMH Bengkulu Bagikan Sembako kepada Dhuafa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?