Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bima Sakti Ungkap Rahasia Timnas Juara Piala AFF U-16: Akhlak, Disiplin Ibadah, Qur’an, Orangtua

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2022 12:53 12:53 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 13 Agustus 2022 12:42
Bagikan
Bima Sakti ungkap rahasia Timnas Sepakbola Indonesia U-16 Juara Piala AFF U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/08/2022) malam. *
Bagikan

Hidayatullah.com– Timnas Sepakbola Indonesia U-16 berhasil menjadi Juara Piala AFF U-16 setelah mengalahkan Vietnam semalam, Jumat (12/08/2022) dengan skor 0-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti Tukiman, mengungkapkan rahasia kesuksesan timnas.

Rupanya, bukan sebatas keterampilan permainan di lapangan hijau dan ilmu sepakbola. Tapi ada rahasia lain, yaitu akhlak, disiplin beribadah, Al-Qur’an, dan dukungan orang tua.

Bima Sakti mengungkapkan itu dalam ceramahnya di depan jamaah usai shalat subuh berjamaah di Masjid Mujahidin UNY, Condongcatur, Sleman, DIY, Sabtu (13/08/2022) pagi. Berdasarkan informasi dihimpun hidayatullah.com, shalat subuh berjamaah pasca meraih juara Piala AFF U-16 itu diikuti segenap skuad timnas Indonesia U-16.

Pada video yang viral diterima hidayatullah.com, Sabtu pagi, tampak Bima Sakti mengenakan baju Muslim abu-abu dan peci hitam menyampaikan rahasia tersebut di atas mimbar.

“Kita membentuk tim bukan hanya sekedar main bolanya saja, ilmu sepakbolanya saja. Tapi paling tidak bahwasanya akhlak itu lebih penting. Akhlak itu lebih penting kemudian ilmu,” ujar Bima Sakti.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mengungkapkan, dalam membina para pemain timnas U-16 tersebut, mereka juga digembleng dari sisi ibadah (spiritualitas)nya, terutama shalat dan baca Al-Qur’an. Bahkan diterapkan denda bagi yang melanggar kedisiplinan tersebut.

“Sebab itu kita di sini mengajarkan kepada pemain terutama disiplin masalah ibadah. Gak shalat aja denda 100, Mas, Rp 100.000 dendanya. Kemudian kalau masbuk itu Rp 50.000, kalau gak ke masjid sama sekali Rp 100 ribu,” sebutnya.

Denda yang terkumpul itupun disedekahkan kepada yang berhak menerimanya.

“Jadi terkumpul beberapa juta (rupiah) gitu kemudian kita nun sewu (mohon maaf) kita sumbangkan ke panti asuhan. Dan Alhamdulillah selama kita menjalankan ibadah bersama-sama, kita mengutamakan akhirat dulu, Mas,” ungkap pria kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 23 Januari 1976 ini.

Bima Sakti juga mengungkapkan bahwa kesukseskan mereka di Piala AFF U-16 karena para pemain “dilatih” oleh orang tua mereka masing-masing.

“Adek-adek ini bukan kami tim pelatih sebenarnya yang berperan penting, yang paling utama adalah orang tua, orang tua. Jadi mereka bisa hebat begini orang tua yang paling berperan penting. Taktik yang paling jitu itu orang tua mereka itu loh hadir di tengah-tengah mereka saat meeting, saat pertandingan. Makanya mereka bisa luar biasa,” ungkapnya.

Menariknya pula, Bima Sakti juga menerapkan ke pemain untuk menyetorkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

“Kita lakukan setor surat. Kemarin ada yang juara, mana Figo? Figo juara, Tegar. Iqbal kemarin 22 surat. Yang juara kita kasih jersey,” sebutnya.

Mantan pemain sepak bola Indonesia ini pun meminta kepada para pemain Timnas U-16 dan official agar tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan semalam. Tentu raihan itu tetap harus disyukuri.

“Saya sampaikan juga kepada mereka gak perlu berlebihan euforianya. Kita syukuri, ya! Dan kita tetap rendah hati dan kita tetap tidak lupa diri karena kalau kita mulai sombong kita hancur,” pesan eks pemain Persiba Balikpapan ini.

Bima Sakti pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung timnas Indonesia U-16 pada ajang Piala AFF U-16 2022.

“Terima kasih sekali lagi kepada para pemain semuanya, official juga. Karena kami di sini bukan hanya nyuruh ya, Mas, ya. Kadang kan kita sebagai orang tua kita hanya bisanya nyuruh-nyuruh tapi tidak mencontohkan. Karena yang paling terpenting itu kita mencontohkan,” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran hidayatullah.com, video tersebut diunggah oleh akun @muslimunited.official di Instagram, Sabtu (13/08/2022) pagi.

“Alhamdulillah Pagi ini marbot2 Real Masjid subuhan bareng timnas U-16 di Masjid Mujahidin UNY, Condongcatur, Sleman.

Nggak cuman ngecek subuhnya mereka😁, kita juga minta nasehat2 dari coach @bimasakti230176 yang ternyata banyak hal menarik yang beliau memang tidak publikasikan.

Pengen tau gimana? Simak terus Instagram Real Masjid yaaaa. Timnasday #subuhantimnas,” tulis akun terverifikasi tersebut.

“INI RAHASIA JUARA TIMNAS U-16 😊,” tulis akun tersebut juga sebagai keterangan yang mengiringi video viral yang diunggah tersebut.

“Bima Sakti Religius”

Bima Sakti merupakan ikon sepakbola bagi warga Kota Balikpapan, Kaltim. Namanya bahkan diabadikan menjadi nama salah satu lapangan sepakbola di Kota Beriman itu.

Menurut salah seorang ustadz pengurus Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Syarif Bastian, Bima Sakti memang dikenal relijius.

“Bima sakti sangat religius,” ujar Syarif yang masyhur di kalangan pesantren itu sebagai pelatih senior sepakbola santri.

“Dia (Bima Sakti) kenal Hidayatullah,” tambah mantan striker ini.

Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti Tukiman (kanan) bersama Tarsono yang dikenal sebagai santri Hidayatullah, di Masjid Mujahidin UNY, Condongcatur, Sleman, DIY, Sabtu (13/08/2022) pagi.* [Foto: Istimewa/hidayatullah.com]

Dalam suatu kunjungannya ke Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak beberapa tahun silam, Bima Sakti sempat melatih sepakbola santri dan ustadz Hidayatullah Balikpapan. Ia juga ikut bermain bersama mereka di Lapangan Aglasra Pesantren Hidayatullah.

“Bima Sakti. Santri Hidayatullah Cabang Timnas U-16,” klaim salah seorang warga Hidayatullah di grup Whatsapp, Sabtu (13/08/2022), mengomentari video viral itu, namun belum diperoleh keterangan pasti dan detail terkait klaim tersebut.

Terkait prestasi timnas tersebut, Indonesia diminta agar mengutamakan pelatih lokal dibanding pelatih asing.

“Pelatih lokal juga hebat hebat. Buktinya (selain Bima Sakti), Indra Sjafri bisa membawa U-19 juara Piala AFF U-19 (2013), dan Fakhri Husiani bisa membawa U-16 juara Piala AFF (2018),” ungkap Syarif.* (SKR/MCU)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bima SaktiPiala AFF U-16sepakbolashalattimnas Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Sebenarnya Salman Rushdie?
Tulisan selanjutnya BMH Luncurkan Sumur Bor untuk Pondok Pesantren di Konawe Utara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?