Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Kecam Perundingan Damai Palestina-Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2010 19:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hamas mengutuk pernyataan Presiden Palestina Mahmud Abbas, Kamis (6/5), yang menyatakan bahwa rakyat Palestina tidak menerima perlawanan senjata, demikian dilansir oleh Islammemo.com, Kamis (07/05/10).

Pemimpin Hamas, Shalah Al-Bardawil dalam pernyataan persnya mengatakan, “Sebagian besar rakyat Palestina percaya pada perlawanan bersenjata, dan sepanjang sejarahnya rakyat Palestina telah membayar harga mahal untuk mencapai kebebasan.”

Bardawil menambahkan, “Kebebasan itu tidak mungkin dicapai kecuali dengan kekuatan, dan Abbas dalam pidatonya tersebut telah bertentangan dengan logika sehat manusia. Semua orang juga telah mengetahui bahwa mempertahankan Palestina adalah suatu keharusan.”

Kepemimpinan Hamas terfokus pada perlawanan yang merupakan hak atas orang-orang yang didzolimi. Dan Hamas sangat meyakini bahwa dengan cara perlawanan adalah satu-satunya cara untuk bisa membebaskan Palestina.

Selain itu Bardawil juga mengatakan bahwa negosiasi damai antara Palestina-Israel itu hanya membuang-buang waktu tanpa adanya hasil yang signifikan. Bahkan diadakannya negosiasi tersebut hanya akan mempersempit ruang gerak rakyat Palestina.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pemimpin Hamas yang lain menilai bahwa persetujuan bangsa Arab akan adanya negosiasi damai tersebut telah mencerminkan kelemahan bangsa Arab itu sendiri, bahkan keputusasaan.

Jurubicara gerakan perlawanan di Ramallah, Fauzi Barhum menegaskan juga bahwa dengan adanya negosiasi tersebut, berarti kita telah tunduk di bawah kesombongan dan keegoisan Zionis Israel. Lebih dari itu, hanya akan memenuhi kepentingan Zionis Israel dan Amerika Serikat belaka.

Mengenai pertemuan komite negosiasi yang diadakan di Kairo Kamis (6/5), Burhan mengatakan, “Hal itu adalah tanggung jawab Amerika dan merupakan strategi baru mereka. Dan memberikan kesempatan dari sisi manapun untuk kembali ke meja perundingan hanya akan menjadi sebuah hadiah berharga yang dipersembahkan bagi Zionis Israel.”

Fauzi juga menegaskan bahwa setiap negosiasi dalam bentuk apapun, hanyalah sebuah topeng baru dari yahudisasi dan agresi Zionis Israel. Dan diyakini bahwa ini hanya akan merusak masa depan bangsa Palestina. [sadz/mfk/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Terkemuka Iraq Dibunuh
Tulisan selanjutnya Kartun Melecehkan Nabi, Picu Kerusuhan di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat

Berita
1 Oktober 2026 16:02
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

Terbaru

  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?