Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Setahun Tinggalkan Anak-Isteri, Demi Rumah Sakit Indonesia di Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2012 05:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Abdillah Onim yang berbadan tegap dan dua tahun lalu saling melotot dengan tentara Israel saat turun dari kapal Mavi Marmara di pelabuhan Ashdod, kemarin sore (13/04/2012) tak bisa menahan rasa harunya ketika berjumpa dengan Tim Sahabat Al-Aqsha (SA2Gaza).

Pelukan erat cukup lama terjadi di depan Masjid Umari, Jabaliya, di kawasan Gaza Utara. “Ooh… oooh… ooh,” hanya itu yang keluar dari mulutnya. Dua tetes air mengambang di pelupuk matanya. Pemuda asal Galela, Maluku Utara itu, sudah dua tahun meninggalkan tanah air bertugas sebagai relawan MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) untuk membangun Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza Utara.

Tahun lalu Abdillah menikahi Rajaa’ Yusuf Al-Hirtsani, gadis Gaza penghafal Al-Quran, yang kini sedang menunggu hari-hari melahirkan anak mereka yang pertama. Dengan izin Allah, ini calon bayi Indonesia pertama yang lahir di Ibukota Perjuangan Palestina, Jalur Gaza.

Kemarin sore Tim SA2Gaza menyaksikan Indonesia dan Palestina menyatu di rumah ayah Rajaa’ dengan sangat manisnya. Abdillah mondar-mandir sebagai tuan rumah, sesekali meneriakkan panggilan kepada ipar-iparnya untuk melayani tamu-tamu dari Jakarta.

“Kalau bukan dengan Islam, apalagi yang bisa menyatukan dua bangsa yang dalam segala hal berbeda ini… Subhanallah… Indahnya…,” ujar Amirrul Iman, Direktur Operasional Sahabat Al-Aqsha.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Serindu-rindunya Abdillah dengan tanah airnya, ia masih lebih gayeng tinggal di Gaza dibandingkan kelima rekan relawan lainnya, karena ada istri dan bakal bayi pertamanya. Kelima rekannya itu Edy Wahyudi, Nur Ikhwan Abadi, Ahmad Fauzi, Darusman, dan Muhammad Husain.

Tiga yang pertama insinyur sipil yang menangani pembangunan Rumah Sakit Indonesia, dua lainnya plus Abdillah bertugas sebagai penterjemah. Husain, satu-satunya yang bujangan kini kuliah ilmu syariah di Universitas Islam Gaza.

Abdillah dan Nur Ikhwan masuk ke Gaza menjelang bulan Ramadhan tahun 2010 sesudah dilepaskan dari penjara Israel. Keduanya bersama relawan Sahabat Al-Aqsha dan KISPA serta 600-an relawan lain dari 32 negara diserang dan dibajak oleh Israel ketika berusaha menembus pengepungan laut Israel, dengan kapal Mavi Marmara. Kapal itu bersama lima kapal lain membawa sekitar 10 ribu ton bantuan kemanusiaan. Abdillah dan Nur Ikhwan tidak kapok, mereka masuk ke Gaza lewat darat melanjutkan amanahnya membangun rumah sakit Indonesia.

Sedangkan rekan relawan lainnya, masuk ke Gaza lewat darat pada bulan Desember tahun 2010 bersama Asian Convoy to Gaza yang berangkat dari New Delhi. Dihitung-hitung sudah setahun lebih lima bulan Darusman meninggalkan istri dan 11 putra-putrinya.

Wahyudi meninggalkan istri dan lima anaknya. Fauzi meninggalkan istri dan empat anaknya. Nur Ikhwan sempat pulang, tapi untuk kedua kalinya meninggalkan istri dan dua buah hatinya demi melaksanakan tugas membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Bagaimana rasanya jauh dari anak istri selama lebih dari setahun?

Para relawan ini tersenyum lebar, lalu masing-masing seakan punya jawaban untuk mengibur dirinya. Mereka lebih bersemangat menceritakan pekerjaan mereka membangun rumah sakit.

Para relawan Indonesia ini bekerja bersama puluhan pekerja bangunan Palestina setiap hari mulai jam delapan pagi sampai sore, sering sampai malam.

“Soalnya kita sedang mengejar target,” jelas Nur Ikhwan.

Saat ini pekerjaan konstruksi utama rumah sakit berbentuk oktagon (segi delapan mirip bangunan Kubah Asy-Syakhra) itu sudah memasuki tahap akhir. Tahap selanjutnya ialah pekerjaan instalasi listrik, air, sanitasi dan pekerjaan-pekerjaan arsitektural.

Karena itulah direncanakan tak lama lagi rombongan insinyur sipil Indonesia ini akan pulang sementara ke tanah air.

Tawa dan canda berderai-derai di ruang tamu yang sederhana tapi luas itu. Sisa-sisa angin musim dingin menyelusup, tapi rasa persaudaraan yang kuat menghangatkan hati-hati yang hadir. Pembicaraan berganti-ganti menggunakan bahasa Arab, Indonesia, dan sesekali bahasa Inggris.

Reuni ini ditutup dengan makan malam kebab Gaza. Ada perasaan nyeri juga melihat betapa susahnya hidup warga Jabaliya ini, tapi betapa bersemangatnya mereka memuliakan tamu-tamu dari Jakarta. Semoga Allah ganti makan malam tadi dengan hidangan terbaik untuk mereka di Syurga Firdaus.

Ziarah ini juga dihadiri dua pimpinan organisasi kemanusiaan Ya’qub Sulaiman, Direktur Yayasan Salam, dan Abdulrahim Syihab, Direktur Masyarakat Islam Jabaliya.

Yayasan Salam adalah mitra Sahabat Al-Aqsha dalam mengelola TK Bintang Al-Quran, taman kanak-kanak pertama di Gaza yang 100% didanai oleh masyarakat Indonesia.*/SA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaMedia Islamold migratepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahanan Palestina Akan Mogok Makan
Tulisan selanjutnya Lomba Siswa PAUD Cinta Hijaiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?