Hidayatullah.com—Truk-truk pembawa bahan bakar dari negara Qatar menyeberangi perbatasan selatan Gaza pada hari Kamis (7/6/2012) setelah berminggu-minggu tertahan di perbatasan Mesir. Demikian dikatakan seorang pejabat Palestina sebagaimana dilansir Maan.
Kedatangan truk-truk bahan bakar itu hanya satu hari setelah otoritas kelistrikan di Jalur Gaza mengumumkan bahwa satu-satunya pembangkit listrik di wilayah pesisir itu berhenti operasi, karena Mesir menunda-nunda masuknya bahan bakar yang mereka butuhkan.
Pejabat Gaza di perbatasan, Raed Fattuh, kepada Maan mengatakan bahwa truk pertama yang mengangkut bahan bakar gas dari Qatar telah memasuki Gaza, sementara empat lainnya diharapkan tiba sebelum hari Jumat.
Kelima truk itu membawa 160.000 liter bahan bakar kata Fattuh.
Pihak Israel kabarnya juga akan membuka pintu perbatasan di selatan, sebagai pengecualian, guna memompa bahan bakar yang dibawa dalam pengiriman lainnya. Total kiriman bahan bakar dari Qatar sekitar 20 juta liter, kata Fattuh.*