Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hari Senin Makam Yassir Arafat akan Digali

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2012 20:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pakar forensik Prancis hari Kamis kemarin tiba di Tepi Barat untuk mengawasi penggalian kembali makam mantan Presiden Yassir Arafat, kata penasehat hukum presiden Palestina dilansir Maan (23/11/2012).

Pengadilan Prancis membuka kasus pembunuhan atas Arafat pada bulan Agustus lalu, setelah sebuah lembaga penelitian Swiss menemukan jejak radioaktif polonium berkadar tinggi pada pakaian Arafat yang diberikan oleh istrinya, yang dulu dipakai saat dirawat di rumah sakit militer Prancis sebelum wafat.

Pengadilan Prancis secara resmi telah menugaskan kejaksaan Palestina untuk mengumpulkan bukti-bukti penyelidikan dan para pakar Prancis tersebut akan bertindak sebagai penasehat bagi staf forensik Palestina. Demikian dijelaskan Hassan Al Aruri pembantu bidang hukum Presiden Mahmud Abbas kepada Maan.

Lebih lanjut Al Aruri menjelaskan, makam Arafat akan digali pada hari Senin besok untuk dilakukan tes atas jasadnya dan kemudian akan dimakamkan ulang dalam sebuah upacara militer.

Penggalian makam dan uji forensik akan diawasi oleh para pakar dari Palestina dan Prancis, namun keluarga Arafat dan media tidak akan hadir, imbuhnya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sementara itu keluarga dekat mendiang Arafat menolak dilakukannya penggalian tersebut.

“Kami mengatakan secara terbuka bahwa pemimpin kita, pendiri negara kita, telah dibunuh oleh Israel dengan racun. Dan seluruh rakyat Palestina yakin akan hal ini,” kata Nasser Al Kidwa, keponakan Arafat yang juga merupakan pejabat senior Fatah, organisasi yang dipimpin Mahmud Abbas.

Ketika Arafat meninggal dunia tanggal 11 Nopember 2004 pada usia 75 tahun tidak dilakukan otopsi atas mayat Arafat, sebagaimana permintaan istrinya, Suha Arafat. Sebelum diterbangkan ke Prancis karena alasan medis, Arafat dikurung oleh Zionis di kediamannya yang dijaga ketat oleh pasukan bersenjata Israel selama dua setengah tahun, menyusul Intifadah. Prancis tidak pernah mengungkapkan kondisi kesehatan, penyakit dan sebab kematian Arafat selama dalam perawatan.

Radioaktif polonium adalah racun yang sama yang digunakan untuk membunuh pengkritik keras Kremlin sekaligus bekas mata-mata Rusia, Alexander Litvinenko, yang tewas setelah minum hidangan teh di sebuah hotel di London.

Awal Juli lalu, seorang pria Palestina mengaku pernah menjadi kolaborator intelijen Zionis, yang memerintahkannya untuk meracuni Arafat lewat makanan. Baca berita sebelumnya: Seorang pria Palestina mengaku meracuni Arafat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:makamold migratepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kolaborator Zionis di Gaza Dieksekusi
Tulisan selanjutnya Waspadai Operasi Intelijen dalam Kasus Agresi Zionis di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?