Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Shabak Serukan Percepat Kedaulatan Zionis di Masjid Al-Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juni 2013 13:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rabi Yahudi Jacob Medan mengungkap bahwa dirinya menerima dukungan dari mantan pejabat Badan Intelijen Dalam Zionis “Shabak” untuk mempercepat kedaulatan negara penjajah terhadap Masjid Al-Aqsha.

Dikutip Pusat Informasi Palestian (PIC), Jacob yang juga kepala Lembaga Agama Jabal Atzion menegaskan dalam seminar kemarin Rabu (26/06/2013) di Pusat Warisan Budaya Mantan PM Manakhem Begine bahwa mantan pejabat Shabak menasihatinya agar memperluas dan mempercepat “eksodus” Yahudi ke Masjid Al-Aqsha untuk memperkokoh kedaulatan zionis atas tempat suci itu.

Sebelumnya, jubir media Lembaga Wakaf dan Warisan Islam Al-Aqsha di kota Ummu Fahm, selatan Palestina ’48 Mahmud Abu Atha mengungkapkan adanya rencana Zionis memasukkan 15 ribu warga Yahudi ke Al-Aqsha selama tahun 2013 untuk memaksa agar dilakukan pemisahan dan pembagian masjid tersebut.

Abu Atha menegaskan kepada Quds Press, bahwa sejak awal tahun 2013, ada 2000 warga Yahudi menggerebek masuk Masjid Al-Aqsha selain ada 1000 serdadu Zionis yang menggerebek dengan seragam militer bersama badan intelijen. Mereka menyebut penggerebakan itu sebagai lawatan pantauan militer ke Masjid Al-Aqsha.

Sejak awal tahun juga sudah ada 200 ribu wisatawan asing dan itu menjadi rencana zionis. Para wisatawan itu masuk dengan penjagaan polisi zionis. Mereka menganggap Masjid Al-Aqsha sebagai tempat wisata umum.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Rencana menambah jumlah Yahudi masuk Al-Aqsha di tahun 2013 menjadi 15 ribu, menjadi bagian menciptakan ‘status quo’ baru di masjid tersebut. Bahkan sejak jam 7.30 pagi hingga 11.00 siang, jamaah shalat dilarang masuk masjid.

Injak-injak Aqsha

Sementara itu, pada hari Kamis, (27/06/2013) pagi, warga pemukim Yahudi bersama tokoh dekat anggota Knesset ekstrim Moshe Veglin menginjak-injak dan menggerebek halaman Masjid Al-Aqsha  dari sisi gerbang Magharibah dan berjalan-jalan di sana dengan penjagaan ketat pasukan dan polisi Zionis.

Penggerebekan ini sebelumnya sudah disampaikan melalui ancaman dengan tajuk “kenaikan ke bukit kuil bulanan”.

Saksi mata menyebutkan, kelompok kecil Yahudi ini menggerebek terdiri dari lima hingga tujuh warga Yahudi, kemudian selanjutnya diikuti 15 warga Yahudi yang dipimpin ekstrimis Veglin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abdurahman Muhammad: Hidayatullah akan Capai Perubahan tahun 2015
Tulisan selanjutnya Tahun 2015 Kapasitas Mataf 105.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Berita
27 September 2026 08:42
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Terbaru

  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?