Hidayatullah.com–Mantan Kepala Shin Bet, Yuval Diskin, mengungkapkan kemarahan kepada pemimpin militer penjajah (IDF) Staf Letnan Jenderal Benny Gantz karena terlanjur memberitahu penduduk selatan, bahwa sekarang di wilayah tersebut “aman”, padahal roket-roket Gaza kembali menghujani wilayah tersebut pasca berakhirnya gencatan senjata, demikain lansir ynetnews.com (8/8/2014).
Yuval Diskin berkomentar pada hari Jumat setelah upaya untuk memperpanjang gencatan senjata di Gaza berakhir tanpa hasil, yang mana mengarah ke lebih dari 60 roket ditembakkan dan lima warga Palestina tewas dalam serangan penjajah.
“Mengapa kita harus terburu-buru untuk membuat pernyataan seperti itu dan mengatakan bahwa operasi itu telah berakhir, meskipun gencatan senjata belum stabil?” Diskin bertanya-tanya.
“Jelas ini mengundang Hamas untuk mempermalukan kami pagi ini,” pungkasnya
Walikota Sderot Kecam Menteri Pertahanan
Klaim serupa terdengar oleh walikota dan kepala dewan daerah masyarakat selatan wilayah pendudukan. Alon Davidi, walikota Sderot, mengatakan bahwa Menteri Pertahanan Moshe Ya’alon gagal total dalam memberikan kemanan kepada penduduk selatan pendudukan.
“Inilah yang terjadi ketika menteri pertahanan gagal untuk memasok barang dan tidak membawa keamanan bagi warga Israel, “kata Davidi.
“Saya tidak mengerti mengapa dia mengatakan IDF untuk meninggalkan Gaza dan menarik ribuan pasukan cadangan sementara ada gencatan senjata,” ia bertanya-tanya, mengatakan “kami memiliki menteri yang memiliki kemampuan.”
Sementara lainnya mendukung menteri pertahanan, Shai Hajaj, kepala Dewan Daerah Merhavim, mengatakan “Saya tidak ragu bahwa para anggota Kemanan-Kabinet meneliti semua pilihan mereka dan bekerja secara bertanggung jawab untuk mengembalikan keamanan ke daerah. Kritik tidak boleh terdengar sementara meriam masih meletup. ”
Tamir Idan, kepala Negev DPW Sdot, juga menyatakan keprihatinan atas situasi keamanan, tapi ia serahkan percayakan keamanan kepada menteri pertahanan.
“Kami, warga Sdot Negev, mempercayakan kepada menteri pertahanan. Kami yakin bahwa ia akan kembalikan keamanan ke wilayah ini dan memberikan keselamatan bagi para penghuninya.”