Hidayatullah.com––55 demonstran Palestina gugur oleh tembakan penjajah Israel selama demonstrasi menjelang pelantikan kedutaan AS di Al Quds, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa dua anak, berusia 12 dan 14 tahun, termasuk di antara korban jiwa.
Sedangkan 2771 pengunjuk rasa telah terluka di Gaza sejauh ini pada hari Senin, menurut kementerian sebagaimana dilansir oleh Russia Today, Senin (14/5/2018).
Sumber lain, hingga pukul 19.30 waktu Indonesia, sekitar 43 warga Palestina gugur dan lebih dari 1.600 orang luka-luka dalam protes damai yang dilakukan puluhan ribu warga Palestina menentang keras peresmian kedutaan Amerika di Baitul-Maqdis, Senin (14/05/2018).
Hal itu disebutkan dalam ciutan Ramy Abdu, seorang relawan kemanusiaan yang berada ditempat kejadian di Jalur Gaza, dalam akun Twitternya.
Ada sekitar 10.000 pengunjuk rasa berkumpul di pagar perbatasan dan ribuan lainnya dalam jarak setengah mil dari sekitarnya, menurut militer penjajah Israel. Rekaman langsung dari Ramallah dan Khan Younis menunjukkan kerumunan orang berkumpul untuk berdemonstrasi atas pembukaan kedutaan AS di Al Quds.
Bentrokan juga dilaporkan pecah antara demonstran dan militer penjajah Israel di Bethlehem.
Kematian terakhir membawa jumlah korban jiwa sejak protes ‘Aksi Kembali ke Palestina yang Terjajah” atau Great Return March di pagar pemisahan timur dari Jalur Gaza yang dimulai enam minggu lalu menjadi.*