Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ismail Haniyah: ‘Palestina Tidak untuk Dijual’

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Juni 2019 05:10 5:10 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Juni 2019 05:30
Bagikan
Wakil Kepala Biro Politik HAMAS di Gaza, Isma’il Haniyah dalam peringatan Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) ke 28
Bagikan

Hidayatullah.com–Konferensi Amerika Serikat (AS) di Manama, Bahrain yang konon menjamin perlindungan ekonomi, hanyalah kedok politik untuk melikuidasi masalah Palestina.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Biro Politik Politik Hamas, Ismail Haniyah dalam Konferensi Nasional Palestina di Gaza hari Selasa yang menolak rencana perdamaian versi AS atau dikenal “Kesepakatan Abad Ini.”

“Kami menyaksikan momen bersejarah yang penting. Prinsip kami jelas, bahwa Palestina tidak untuk dijual, tidak untuk kesepakatan yang mentahbiskan hegemoni penjajah atas tanah kami,” katanya dikutip Middle East Monitor (MEM).

“Rakyat Palestina berdiri hari ini menolak lokakarya Manama dalam pemberontakan baru dan revolusi politik, karena Palestina telah merasakan ancaman strategis yang belum pernah dihadapi sebelumnya.”

Baca: HAMAS Puji Rakyat Bahrain Menentang Konferensi Ekonomi Manama

Ismail menekankan bahwa konferensi di Manama hanya memberikan ‘lampu hijau’ bagi penjajah ‘Israel’ untuk memperluas upaya dan koloninya di seluruh Tepi Barat, serta membuka jalan untuk normalisasi dengan negara-negara Arab di wilayah tersebut.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Konferensi AS hanya melahirkan kematian dan kekecewaan. Orang-orang Palestina hari ini tetap bersatu dalam menghadapi apa yang disebut perjanjian yang disebut ‘Perjanjian Abad Ini’.

“Semua orang Arab saat ini menekankan pentingnya Palestina dan Baitul Maqdis sebagai kompas nasional,” katanya.

Amerika Serikat menyelenggarakan konferensi ekonomi di Manama pada 25 dan 26 Juni yang diklaim sebagai langkah untuk meningkatkan sektor investasi di Palestina.

Konferensi menyerukan kepada semua pemimpin bisnis dan pemerintah untuk membahas bagaimana upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan ekonomi di Tepi Barat dan Gaza.

Namun, upaya Washington ditolak oleh Palestina dan Yordania karena melihatnya sebagai upaya untuk menawarkan hadiah keuangan kepada Palestina untuk menerima pendudukan ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatbahrainHAMASismail haniyahisraelManamapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Sri Lanka Atasi Sentimen Anti-Islam setelah Serangan Teror
Tulisan selanjutnya Yusril Sebut Mustahil Bawa Sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?