Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Palestina dan Yordania Kecam Pemasangan Pengeras Suara ‘Israel’ di kompleks Masjid Al-Aqsha

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 11 September 2020 20:02 8:02 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 11 September 2020 20:02
Bagikan
Kelompok Yahudi beraksi di pelataran Masjid Al Aqsha
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan Keamanan ‘Israel’ memasang pengeras suara di kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur (Baitul Maqdis) yang diduduki pada hari Rabu (10/09/2020). Tindakan tersebut dikutuk oleh warga Palestina dan pemelihara Masjid, Yordania sebagai pelanggaran terhadap salah satu dari tiga situs suci umat Islam itu .

Pengeras suara baru, yang dipasang di Gerbang Wudhu di bagian barat kompleks, adalah pengeras suara ‘Israel’ ketiga yang dipasang di dalam atau di sekitar kompleks sejak 2017. Yang pertama dipasang di atap dekat Sekolah Umariyah, dekat gerbang barat laut komplek Bani Ghanim. Yang kedua didirikan di atas Sekolah Syariah Al-Aqsha dekat Gerbang Timur Laut pada hari Ahad (06/09/2020).

Dengan set pengeras suara ketiga, otoritas penjajah akan dapat melakukan siaran ke sisi utara kompleks Masjid Al-Aqsha dari dalam dan luar. Pengeras suara itu akan bersaingan dengan milik Wakaf Islam yang bertanggung jawab atas Masjid Al-Aqsha, Middle East Eye (MEE) melaporkan.

Sistem pengeras suara akan memungkinkan pasukan penjajah untuk membuat pengumuman dan instruksi kepada mereka yang hadir di masjid, termasuk jamaah Muslim dan pemukim ilegal Yahudi yang secara teratur menyerbu komplek tersebut dengan melanggar perjanjian perwalian yang membatasi kegiatan non-Muslim di Masjid tersebut. Langkah Zionis dipandang oleh warga Palestina sebagai upaya terbaru untuk mengancam integritas kompleks tersebut sebagai tempat ibadah Muslim, mungkin membuka jalan untuk gangguan lebih lanjut oleh pasukan ‘Israel’.

Mantan mufti agung Masjid Al-Aqsha, Ekrima Sabri, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa ‘Israel’ berupaya untuk memaksakan kedaulatannya atas masjid dan merusak Wakaf Islam, wakaf yang berafiliasi dengan Yordania yang secara historis bertugas mengelola situs suci. Zionis mengklaim bahwa Masjid Al-Aqsha dibangun di tempat Kuil Yahudi Pertama dan Kedua yang pernah berdiri.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Beberapa tokoh sayap kanan Israel secara terbuka mengadvokasi penghancuran Al-Aqsha sehingga Kuil Ketiga bisa dibangun menggantikannya.

“Tindakan pendudukan terhadap Al-Aqsha tidak valid dan ilegal,” kata Sabri kepada Middle East Eye.  “Kami tidak mengakui mereka. Kami menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab atas pelanggaran kesucian Al-Aqsha, karena secara langsung bertanggung jawab atas setiap agresi. Mereka juga yang melindungi para pemukim yang menyerbu situs, mendorong mereka untuk meningkatkan jumlah mereka,” tambahnya.

Mengenai kemungkinan skenario cara menggunakan pengeras suara baru di atas Al-Aqsha, Sabri berteori bahwa tujuan mereka adalah untuk memperketat kontrol pasukan keamanan Yahudi atas masjid dan memantau jama’ah Palestina lebih lanjut.  Sementara itu, peneliti Yerusalem Ziad Abhais mengungkap pengeras suara dapat digunakan oleh pasukan ‘Israel’ untuk membuat pengumuman untuk “mengontrol dan meneror” warga Palestina dan mungkin membantu membubarkan jama’ah.

Dia menambahkan bahwa pengeras suara dapat digunakan untuk menutup masjid secara sepihak tanpa koordinasi dengan otoritas Wakaf, atau untuk menyampaikan pernyataan dalam bahasa Ibrani kepada pemukim atau menyiarkan doa-doa Yahudi. “Kami sekarang menyaksikan proses pembuatan infrastruktur dan administrasi paralel di Al-Aqsha,” kata Abhais kepada MEE.

Dipasang secara Paksa

Pada tahun 2005, ‘Israel’ mengepung kompleks Masjid Al-Aqsha dengan jaringan lebih dari 200 sensor termal untuk memantau setiap pergerakan di atap, dinding, dan aula.  Kamis lalu dan sebelumnya pada Ahad, karyawan Wakaf Islam menolak untuk membuka menara gerbang untuk pasukan keamanan ‘Israel’.

Pasukan Zionis kemudian menyerbu komplek dari gerbang yang sama, menggunakan tangga untuk naik ke atas tembok utara dan memasang pengeras suara menghadap Al-Ghazali Square. Pada hari Senin (07/09/2020), kementerian luar negeri Yordania mengutuk apa yang mereka gambarkan sebagai “pelanggaran terus menerus ‘Israel’ di komplek Masjid Al-Aqsha” setelah pengeras suara dipasang.

Seorang juru bicara kementerian mengatakan “praktik absurd” di situs warisan dunia UNESCO tersebut “tidak bertanggung jawab dan merupakan provokasi terhadap perasaan Muslims di seluruh dunia”. Dalam sebuah pernyataan, kementerian Yordania juga menuntut diakhirinya pelanggaran, menekankan bahwa Masjid Al-Aqsha adalah situs Islam “murni” dan bahwa pemerintahan Yordania atas Wakaf Yerusalem adalah satu-satunya otoritas yang bertanggung jawab untuk mengawasi semua urusannya.

Sejak pengumuman pada 13 Agustus bahwa ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab telah mencapai kesepakatan yang membuka jalan bagi hubungan diplomatik resmi antara kedua negara, Yordania telah memperhatikan dengan prihatin bagaimana perkembangan tersebut dapat memengaruhi perwalian kerajaan Hashemite tersebut di Yerusalem.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Masjid Al AqshapalestinayahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Titian, Langkah, dan Petunjuk
Tulisan selanjutnya Gubernur DKI: PSBB Tetap Dimulai Senin 14 September

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?