Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Setujui Bangun 15 Ribu Unit Rumah Yahudi di Utara al-Quds

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 April 2017 11:36 11:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 April 2017 11:36
Bagikan
Sisa-sisa Benteng Diyarbakir di antara pemukiman penduduk.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Peruhaman Zionis-Israel dan Pemerintah Kota Zionis di al-Quds mulai menggerakkan rencana permukiman besar yang bertujuan membangun 15 ribu unit rumah Yahudi di Bandara Yerusalem dan tahan Qalindia di sekitar daerah permukiman Yahudi Atrut yang didirikan di atas tanah warga Palestina di barat laut al-Quds.

Chanel TV10 Israel menyebutkan, rencana pembangunan baru ini terletak dekat rumah-rumah warga Palestina dan sedianya sudah disetujui sejak bertahun-tahun yang lalu namun dibekukan karena adanya penentangan dari pemerintah Amerika sebelumnya.

Menurut media Zionis, rencana permukiman baru ini akan menjadi pembangunan Zionis terbesar yang berdiri di balik jalur hijau (Green Line) di daerah al-Quds sejak tahun 1967.

Baca: Trump Berkuasa, Pemukiman Haram Merebak di Palestina Jajahan

Surat kabar Ha’aretz dikutip PIC menyebutkan rencana ini mencakup ribuan unit rumah. Kementrian perumahan Zionis, sejak Donald Trump menjabat sebagai presiden Amerika, mulai menggerakkan rencana-rencana permukiman Yahudi di al-Quds yang sebelumnya dibekukan di masa pemerintah Obama.

Rencana ini akan mencaplok lahan di bandara Atrut yang ditinggalkan penjajah Zionis saat meletus intifadhah kedua pada September 2000 karena ketakutan pihak Zionis atas aksi perlawanan Palestina yang kemungkinan menembak pesawat-pesawat Zionis.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Baca: Rancangan UU Israel Baru Bolehkan Pemukim Ilegal Bangun Rumah di Tanah Palestina

Rencana ini juga mencakup penggalian terowongan di bawah kampung Kafer Aqab guna menghubungkan kompleks permukiman baru ini dengan kompleks-kompleks permukiman yahudi di timur yang masih berada di luar tembok pemisah rasial.

Sementara hari Rabu, sejumlah kendaraan berat Zionis dengan kawalan ketat kepolisian melakukan penghancuran di desa Araqib, Nagev terjajah untuk yang ke 112 kalinya secara berturut-turut.

Alat berat yang besar-besar milik tentara Zionis tadi pagi tiba di desa Araqib. Sementara kepolisian Israel menutup semua akses ke desa tersebut dan tanpa pemberitahuan dan peringatan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpemukim illegalpenjajahan PalestinaRancangan Undang undangRUUTanah palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raihan Masuk dalam 500 Muslim Berpengaruh di Dunia
Tulisan selanjutnya Hakim Culas, Hukum Kandas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?