Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Palestina Mengundurkan Diri sebagai Presiden Dewan Liga Arab

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 23 September 2020 11:03 11:03 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 23 September 2020 11:03
Bagikan
Yahudi membangun tembok pemisah (tembok apartheid), berupa beton setebal 60 meter dan tinggi 8 meter sepanjang 700 kilometer yang dikelilingi kawat berduri. Memisahkan warga dengan sanak keluarganya
Bagikan

Hidayatullahcom—Palestina memutuskan diri untuk mundur dari peran pentingnya di Liga Arab. Hal ini dilakukan sebagai tanda protes terhadap kegagalan blok regional itu untuk menentang kesepakatan Negara Arab melakukan normalisasi dengan penjajah Israel, kutip AFP.

Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina (OP) Riyad al-Maliki telah mengumumkan keputusannya untuk mundur sebagai Presiden Dewan Liga Arab secara bergilir karena ia gagal menyetujui rancangan resolusi yang mengutuk perjanjian yang melakukan normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel.

Awal bulan lalu, Palestina memimpin sesi terakhir dewan dan diperkirakan akan tetap menjabat hingga Maret 2021. Delegasi mereka juga mempresentasikan rancangan resolusi pada pertemuan dewan di Kairo yang dihadiri oleh menteri luar negeri dari 22 negara blok anggota untuk mengutuk perjanjian perdamaian Israel.

Palestina semakin marah setelah Bahrain mengikuti jejak UEA untuk menormalisasi hubungan dengan penjajah.  Hal itu jelas melanggar kebijakan Liga Arab tentang konflik Israel-Palestina yang digambarkan warga Palestina sebagai bentuk pengkhianatan.

Pada 2002, blok tersebut mengadopsi Arab Saudi yang mengusulkan perjanjian perdamaian dan diperbarui pada 2017.  Di bawah perjanjian, itu hanya akan menawarkan hubungan seperti itu jika Israel menarik diri dari wilayah pendudukan mereka selama Perang Enam Hari 1967, pembentukan negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukotanya dan pemukiman yang adil bagi pengungsi Palestina.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Rencana perdamaian Arab, bagaimanapun, ditolak oleh pemerintah AS setelah beberapa penundaan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Liga ArabNormalisasi dengan Israelpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ppkm darurat Pidato di Sidang Umum PBB, Jokowi: Indonesia Terus Beri Dukungan Bagi Kemerdekaan Palestina
Tulisan selanjutnya Ketika Anak Melantik Ayahnya Memimpin Pesantren di Bengkulu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?