Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Aktivis Swedia yang Berjalan Kaki 5000 KM menuju Palestina akan Segera Sampai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juli 2018 06:45 6:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2018 06:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktivis berumur 25 tahun yang berjalan kaki dari Swedia ke Palestina untuk meningkatkan kesadaran tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di wilayah penjajahan berharap dapat menyelesaikan perjalanannya pada Kamis ini.

“Besok Saya akan menempuh perjalanan terakhir saya dan tiba di perbatasan Palestina yang dijajah,” Benjamin Ladraa menulis di akun Instagramnya pada Rabu (04/07/2018).

“Kemungkinan besar tentara penjajah ‘Israel’ tidak akan memperbolehkan saya memasuki Palestina jadi Saya mempunyai sebuah permintaan pada jika ini terjadi,” tulisnya, meminta para pendukung untuk bergabung dengannya dalam meningkatkan kesadaran tentang pelanggaran HAM yang dilakukan ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina.

“Jika mereka tidak memperbolehkan saya masuk besok, ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk mencoba dan membuat media di seluruh dunia berbicara mengenai bagaimana ‘Israel’ menghalangi para aktivis HAM memasuki Palestina. Jadi saya membutuhkan semua orang untuk menghubungi sebanyak mungkin agens berita, koran harian, stasiun TV dll dan membagikan kisah ini,” minta Ladraa dikutip dailysabah.

Baca: Kampanyekan HAM, Aktivis Swedia Berjalan Kaki Menuju Palestina .

Ladraa sampai di Jordania pada 26 Juni, dan dia berencana untuk masuk ke Palestina melalui Tepi Barat.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Ladraa mengatakan dia menGoogle kantor media di tiap negara yang dia lewati dalam perjalanannya, untuk meminta mereka meliput tindakannya. Daily Sabah menemuinya di Ankara pada April untuk mendengar kisahnya dan ikut membantunya.

Dia meminta pengikutnya di Instagram untuk menyaksikan perjalanannya pada Kamis dan Jumat untuk ikut menyaksikan bagaimana otoritas penjajah ‘Israel’ menanggapi aktivis pendukung Palestina, dan untuk menyadarkan dunia jika mereka tidak memperbolehkannya masuk.

“Biarkan dunia tahu kalau mereka sedang menyembunyikan kejahatan mereka dengan tidak memperbolehkan orang-orang yang akan menyaksikann (kejahatan ‘Israel’),” tulisnya.

Ladraa, yang dilahirkan dalam keluarga Yahudi, keluar dari pekerjaan dan kuliahnya dan mulai berjalan pada 8 Agustus tahun lalu, setelah kunjungannya selama tiga minggu ke Palestina membuka matanya atas pelanggaran HAM yang dilakukan ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina di wilayah yang terjajah.

Baca: WalkToPalestine Masuki hari ke 200, Benjamin Ladraa Terus Berjalan

Ladraa mengalami berbagai pengalaman positif dan negatif selama melewati 13 negara termasuk Turki dalam perjalanannya ke Palestina, seringkali dia berhenti untuk mengadakan perbincangan publik tentang Palestina.

Di Libanon, dia mengunjungi tujuh kamp pengungsi di mana orang-orang Palestina telah tinggal sejak diciptakannya negara Zionis pada thaun 1948.

Dia selalu membawa bendera Palestina di punggungnya dan kaffiyeh, simbol kemerdekaan Palestina, di pundaknya.

Dia menjual semua yang dia punya untuk mendanai perjalanannya, dan juga menerima donasi dari para pendukungnya. */Nashirul Haq AR

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#WalkToPalestineBenjamin LadraaBerjalan KakigazaHAMIstanbulkampanyepalestinapendudukanpenjajahanswediayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Malawi Peter Mutharika Dituduh Menerima Suap Kontrak Makanan Polisi
Tulisan selanjutnya Puluhan Milisi Bashar al Assad Tewas di Medan Tempur Daraa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

Berita
8 Juni 2026 21:00
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?