Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pasukan ‘Israel’ Menargetkan Demonstran Palestina di Syeikh Jarrah, Yerusalem Timur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juni 2021 11:04 11:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2021 11:04
Bagikan
Agresi Israel di Sheikh Jarrah
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi “Israel” menggunakan granat kejut dan menyemprotkan air sigung ke warga Palestina semalam di lingkungan Syeikh Jarrah yang diduduki Yerusalem Timur, lansir Al Jazeera.

Ada bentrokan antara pemukim ilegal Yahudi dan Palestina pada Senin (21/06/2021) malam sebelumnya dengan media Zionis “Israel” melaporkan batu dan kursi dilemparkan di antara pihak yang berseberangan.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 20 warga Palestina terluka dalam serangan itu dan laporan mengatakan beberapa orang ditangkap. Mereka yang terluka termasuk 16 orang yang menderita luka akibat semprotan merica dan gas air mata, dan seorang lansia yang dipukul di bagian kepala.

Layanan medis juga mengatakan beberapa ambulansnya menjadi sasaran pemukim ilegal Yahudi yang melemparkan batu ke kendaraannya.

Sementara itu, puluhan pemukim ilegal “Israel” pada hari Selasa (22/06/2021) memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur yang diduduki, menurut Departemen Wakaf Islam.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sekitar 44 pemukim ilegal masuk ke kompleks itu di bawah perlindungan polisi “Israel”, dan lebih banyak pemukim diperkirakan akan memasuki lokasi itu di kemudian hari, katanya dalam sebuah pernyataan.

Tindakan Keras yang Sering Dilakukan

Senin malam, polisi “Israel” terlihat menggerebek sebuah rumah warga Palestina dan melemparkan granat kejut ke warga di dalamnya.

Syeikh Jarrah telah menjadi tempat yang sering dilakukan oleh polisi “Israel” terhadap warga Palestina yang memprotes ancaman pengusiran paksa puluhan keluarga Palestina dari rumah mereka demi kelompok pemukim ilegal “Israel” garis keras.

Zionis “Israel” menyebutnya “perselisihan real-estate” sementara Palestina dan kelompok hak asasi mengatakan kasus tersebut menyoroti kebijakan diskriminatif yang bertujuan mendorong warga Palestina keluar dari Yerusalem.

Letusan kekerasan adalah gesekan terbaru di Syeikh Jarrah, di mana protes dan tindakan keras selama berminggu-minggu menarik perhatian internasional menjelang serangan 11 hari Israel di Gaza bulan lalu.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 21 Mei, tetapi kampanye jangka panjang oleh pemukim ilegal Yahudi untuk mengusir warga Palestina dari rumah mereka terus berlanjut.

Dan siklus ketegangan dan kekerasan bertahan dalam ujian awal yang mencolok bagi pemerintah koalisi baru Zionis “Israel”, yang baru berumur seminggu.

Di pucuk pimpinan di bawah perjanjian rotasi adalah Perdana Menteri Naftali Bennett, kepala partai sayap kanan Yamina.

Dalam dua tahun, dia akan digantikan oleh Yair Lapid, pemimpin sentris Yesh Atid. Dan yang memimpin oposisi adalah pemimpin Likud Benjamin Netanyahu, yang digulingkan dari jabatan perdana menteri setelah memegang jabatan itu selama 12 tahun.

Intervensi oleh jaksa agung Zionis “Israel” pada puncak kerusuhan telah menunda perintah pengusiran yang paling dekat. Tetapi kelompok-kelompok hak asasi mengatakan pemindahan paksa itu masih bisa berlanjut dalam beberapa bulan mendatang karena perhatian internasional berkurang, berpotensi memicu putaran pertumpahan darah lagi.

Para pemukim telah melakukan kampanye selama puluhan tahun untuk mengusir keluarga dari lingkungan padat penduduk Palestina di apa yang disebut Cekungan Suci, tepat di luar tembok Kota Tua, di salah satu bagian paling sensitif dari Yerusalem Timur yang diduduki.

“Israel” merebut Yerusalem Timur – rumah bagi tempat-tempat suci bagi orang Yahudi, Kristen dan Muslim – dalam perang tahun 1967 dan mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional. Penjajah “Israel” memandang seluruh kota sebagai ibu kotanya, sementara Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestinaSyeikh Jarrah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya blokade gaza ‘Israel’ Menegaskan Tidak Akan Meringankan Blokade atas Gaza
Tulisan selanjutnya pesepakbola Muslim 10 Pesepakbola Muslim Top yang Bermain di Euro 2020

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?