Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis ‘Israel’ Curi 600 juta Kubik Air Tanah Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 November 2022 23:39 11:39 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 November 2022 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Perdana Menteri Palestina, Mohammed Shtayyeh, menyebut Zionis ‘Israel’ mencuri 600 juta meter kubik dari 800 juta meter kubik air Palestina. Entitas Zionis mengalihkan air curian mereka ke kota-kota dan permukiman Yahudi.

Pernyataan Shtayyeh yang mengungkap pencurian air ‘Israel’ itu disampaikan pada Konferensi Air Arab Keempat yang digelar Palestina berjudul ‘Arab Water Security for Life, Development and Peace”.

Dua pertiga air di tanah Palestina, menurut Shtayyeh, dipakai di ‘Israel’. Ia menjelaskan bahwa rata-rata Yahudi ‘Israel’ mengkonsumsi 430 liter air perhari. Sementara orang Palestina hanya mengonsumsi 72 liter, jauh lebih sedikit dari rata-rata globa, 120 liter.

“Kami berjuang untuk hak atas air kami, dan konferensi ini membuka mata untuk lebih banyak kerja sama Arab di sektor air,” kata Shtayyeh, menjelaskan bahwa pemerintah Palestina menerapkan “strategi pemanenan air”, dan telah meluncurkan proyek bendungan di Wadi Al-Far’a, serta mengerjakan pembangunan proyek desalinasi air besar di Gaza, yang didanai oleh Uni Eropa dan donor lainnya.

Sejak menjabat 3,5 tahun lalu, Otoritas Palestine telah menginvestasikan senilai 500 juta dolar AS untuk proyek air dan sanitasi. Ia lantas berterima kasih kepada mitra internasional yang telah membiayai “sektor strategis” ini.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Shtayyeh memperingatkan bahwa Laut Mati terancam kekeringan total pada tahun 2044, karena tindakan ‘Israel’ terhadapnya, termasuk mengalihkan sumber daya airnya dan menghabiskan kemampuannya, termasuk mineral dan garam yang ditambang oleh perusahaan ‘Israel’.

“Air di dunia Arab adalah masalah politik dan ekonomi yang memerlukan visi strategis… dan negara kita menghadapi tantangan nyata terkait kelangkaan sumber daya air dan pencurian,” katanya.

Shtayyeh menjelaskan bahwa air merupakan komponen utama dalam konflik Palestina-Israel, menambahkan bahwa Israel mendirikan pertanian bertujuan untuk mengontrol sumber daya air sejak tahap awal.

“Walaupun pentingnya solusi teknologi untuk krisis air, itu bukanlah pengganti realisasi hak atas air berdasarkan hukum internasional, untuk memenuhi kesenjangan antara ketersediaan sumber daya air dan kebutuhan yang meningkat dengan peningkatan jumlah penduduk,” dia menambahkan, dilansir MEMO (28/11).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air tanahgroundwaterPalestina Hari Inipalestina indonesiaPalestina merdekaPalestina vs IsraelPerang di Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Timnas Piala Dunia Bekuk Wales, Iran Bebaskan 700 Napi
Tulisan selanjutnya Polisi Eropa Sita 30 Ton Kokain dari Super-Cartel Narkoba Lintas Benua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Iptekes
26 September 2026 14:55
Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru

Terbaru

  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
  • Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
  • Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
  • Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
  • PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
  • Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
  • Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?