Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Semakin Keterlaluan, Yahudi Israel Larang Pengibaran Bendera Palestina di Tempat Umum

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Januari 2023 23:44 11:44 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Januari 2023 05:00
Bagikan
kerja sama indonesia palestina
Poster "Dunia Damai Tanpa Israel" dan bendera Palestina dibawa massa pada Aksi Bela Palestina di Lapangan Medan Merdeka Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017).
Bagikan

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, melarang pengibaran bendera Palestina di semua ruang publik. Perintah menteri ekstremis Zionis ini dikeluarkan pada Senin 9 Januari, lansir Mondoweiss.

Daftar isi
  • Menghapus Identitas Palestina
  • Sebuah Negara Pemukim
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Larangan bendera adalah salah satu dari serangkaian serangan dan kampanye baru terhadap Palestina oleh pemerintahan ultra kanan Israel yang baru terbentuk. Bagi Zionis Israel, kelompok dan organisasi Palestina yang menentangnya adalah teroris.

Ben Gvir, menulis perintah itu di akun Twitter pribadinya, “memerintahkan Polisi Israel untuk menegakkan larangan mengibarkan bendera PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) apapun yang menunjukkan identifikasi dengan organisasi teroris dari ruang publik dan untuk menghentikan hasutan apapun terhadap Negara Israel. Kami akan melawan terorisme dan ajakan terorisme dengan sekuat tenaga!”

Bagi warga Palestina, larangan bendera ini hanyalah upaya teranyar Zionis dalam membentuk negara bangsa Yahudi yang menciptakan kerangka hukum untuk memperkuat supremasi Yahudi di Palestina.

Menghapus Identitas Palestina

Pada Juni tahun lalu, parlemen Israel berhasil mengesahkan undang-undang baru yang akan melarang bendera Palestina di lembaga-lembaga yang didanai Zionis. Eli Cohen salah satu anggota Knesset, parlemen Israel, dari sayap kanan membenarkan langkah tersebut dengan melabeli bendera Palestina sebagai “bendera musuh”.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Meski pelarangan bendera Palestina bukanlah upaya baru, memerintahkan seluruh pasukan polisi untuk campur tangan terhadap tindakan yang melibatkan tampilan selembar kain belum pernah terjadi sebelumnya.

Perintah Ben Gvir adalah eskalasi parah dalam penggunaan impunitas Israel untuk menghapus visibilitas Palestina, terutama setelah Pemberontakan Persatuan tahun 2021, yang menyaksikan mobilisasi kolektif warga Palestina melintasi hambatan geografis dan sosial-budaya yang dipaksakan oleh praktik apartheid Israel.

Pada Maret 2022, otoritas Israel secara resmi meluncurkan Operasi Hancurkan Gelombang, yang mencakup alokasi dana 180 juta NIS ($52.256.340) kepada Polisi Israel. Tahun 2022 adalah tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat dan menampilkan perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata paling ekstensif terhadap kolonialisme Israel sejak Intifadah Kedua.

Seorang pakar hubungan internasional bahkan mengatakan kriminalisasi bendera Palestina ini adalah bentuk pembasmian terhadap rakyat Palestina.

“Ini adalah penghapusan dan bentuk kriminalisasi setiap tindakan perlawanan dan identitas Palestina,” kata Linda Tabar, seorang profesor hubungan internasional Palestina di Universitas Sussex kepada Mondoweiss.

“Ini adalah bentuk upaya untuk meniadakan kehidupan Palestina,” kata Tabar, “mereka mencekik kita.”

Sebuah Negara Pemukim

“Ada negara fasis yang berkuasa,” kata aktivis Jalal Abu Khater yang berbasis di Yerusalem kepada Mondoweiss, mengomentari serangan terang-terangan terhadap warga Palestina oleh pemerintah baru Israel “Dan itu dilambangkan dengan masuknya Ben-Gvir sebagai menteri.”

Itamar Ben-Gvir, 46, telah naik ke tampuk kekuasaan dalam dua tahun terakhir setelah serangan intensif terhadap warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah Yerusalem, pada Mei 2021.

Sebelumnya, dia bukanlah tokoh penting dalam gerakan pemukim Zionis melainkan wajah yang dikenal dalam sistem kriminal Israel. Ketika Menteri saat ini berusia 18 tahun, militer Israel menolak rancangannya, menganggapnya terlalu berbahaya.

Apa yang dikatakan dalam perintah Ben-Gvir juga disorot dalam referensi ke bendera Palestina sebagai “bendera PLO”, yang mengaitkan bendera nasional Palestina dengan Organisasi Pembebasan Palestina, yang didirikan pada tahun 1964 dan saat ini diketuai oleh Mahmoud Abbas, presiden de facto Otoritas Palestina (PA), dan salah satu pendiri asli partai politik Fatah.

PLO juga merupakan mitra kelembagaan dalam Kesepakatan Oslo, yang ditandatangani pada 1993-1994 oleh Yitzhak Rabin dan Yasser Arafat. Ben-Gvir telah mencuri lambang Cadillac dari mobil Rabin beberapa minggu sebelum Perdana Menteri dibunuh saat rapat umum mendukung Kesepakatan Oslo.

“Menyebutnya sebagai bendera PLO juga merupakan upaya untuk menghancurkan apapun yang ada di Oslo. Dalam Intifadah pertama, Anda tidak diizinkan membawa bendera,” kata Profesor Tabar kepada Mondoweiss. Dalam pengertian ini, Ben-Gvir memberi pertanda sebuah negara Israel yang diatur oleh aturan pemukim.

“Hukum adalah instrumen koersif di tangan mereka yang mereka gunakan untuk melegalkan represi dan kekerasan, dan represi kolonial pemukim,” Tabar menjelaskan kepada Mondoweiss. “Hukum hanyalah alat untuk membantu mereka dalam proses itu.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bendera PalestinaItamar Ben GvirLarangan Bendera PalestinapalestinaYahudi Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Foto) Dengan Tangan Terborgol, Andrew Tate Bawa Al-Quran ke Pengadilan
Tulisan selanjutnya Lolos Kasus Pedofilia Kardinal Pell Tidak Lolos dari Maut, Meninggal di Usia 81

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?