Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

BISMILLAH… KAMI KE GAZA

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Mei 2010 02:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com & sahabatalaqsha.com– Dua belas orang anggota delegasi Indonesia dalam kafilah kapal kemanusiaan Freedom Flotilla (Armada Kebebasan) dijadwalkan menaiki kapal Mavi Marmara sore ini jam 5 (jam 9 malam WIB) dari pelabuhan Antalya, di Laut Tengah, Turki. Keduabelas orang ini bergabung dengan sekitar 750 orang aktivis kemanusiaan, lebih 50 negara.

Tujuan perjalanan ini adalah menembus pengepungan angkatan laut Israel demi mengantarkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, kawasan Palestina yang sudah hampir 4 tahun terakhir ini diembargo baik secara militer, politik, dan ekonomi oleh Israel, Amerika Serikat, Mesir dan lain-lain. Embargo itu karena rakyat Gaza memilih untuk tidak tunduk pada kebijakan penjajah Israel dan menginginkan kemerdekaan sepenuhnya bagi seluruh rakyat dan tanah Palestina yang sejak 63 tahun lalu dijajah Israel.

Kafilah Freedom Flotilla yang terdiri dari 9 kapal yang digerakkan oleh 6 organisasi non-pemerintah dari Turki, Inggris, Swedia, Yunani, Aljazair dan Malaysia.

Di bawah kordinasi IHH (Insani Yardim Fakvi, organisasi kemanusiaan terbesar di Turki), delegasi Indonesia yang sejak Kamis pekan lalu berdatangan ke Istanbul, kini sepenuhnya siap berangkat ke Gaza.

“Dengan membersihkan hati dan meluruskan niat, hanya untuk mencari ridha Allah, BismillahirRahmaanirRahiim… kami berdua belas mewakili 220 juta rakyat Indonesia, ikut dalam kafilah ini membantu saudara-saudara kita di Gaza yang sedang dizalimi sekaligus menyatakan ‘tidak’ kepada kebiadaban penjajahan Israel selama 63 tahun terakhir ini,” demikian dikatakan Ferry Nur, Ketua delegasi Indonesia yang juga Ketua Umum KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina).

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kafilah Freedom Flotilla memutuskan tetap berangkat sesudah 2 hari tertunda karena menunggu kedatangan kapal dari Inggris yang terlambat. Rencananya 4 kapal dari Inggris, 1 kapal dari Yunani, 1 kapal dari Swedia, dan 3 kapal dari Turki tengah malam ini akan bergabung di perairan Cyprus untuk selanjutnya masuk ke perairan Gaza.

Fahmi Bulent Yildirim, Presiden IHH, menyatakan bahwa kafilah Freedom Flotilla akan berlayar dari perairan internasional langsung ke perairan Gaza yang jauhnya lebih 80 mil dari perairan yang dikuasai Israel. “Jadi sebenarnya tidak ada alasan bagi Israel untuk menghalangi masuknya kapal-kapal ini ke Gaza,” tegas Bulent.

Namun begitu, baik pemerintah Israel maupun kelompok-kelompok masyarakatnya, telah berkali-kali menyatakan akan menghalangi kedatangan kapal-kapal ini dengan berbagai cara. Mulai dari ancaman serangan militer, demonstrasi dengan 16 kapal, maupun dengan menyiapkan bangunan dengan kapasitas 1000 orang yang akan dipakai untuk memenjarakan seluruh anggota kafilah Freedom Flotilla.

Sejak akhir pekan lalu, 3 buah kamera sudah terus menerus menyiarkan secara langsung (live) segala hal yang terjadi di kapal Mavi Marmara, kapal utama kafilah ini, yang disiarkan lewat TURKSAT 3A dengan downlink frequency 11,154, symbol rate 2222, polarization: horizontal, FEC: 5/6. Gambar-gambar itu disiarkan 24 jam sehari secara streaming maupun live di situs www.ihh.org.tr .

Delegasi Indonesia bersepakat untuk berjanji setia dengan kepemimpinan kafilah di bawah Fahmi Bulent Yildirim, pria Muslim keturunan Kurdi, negeri asal Panglima Shalahuddin Al-Ayyubi yang membebaskan kota Al-Quds dari penjajah.

Delegasi Indonesia terdiri dari tiga lembaga swadaya masyarakat KISPA, MER-C (Medical Emergency Rescue Committee), dan Sahabat Al-Aqsa, serta 5 orang wartawan dari Aljazeera Indonesia, TV-One, hidayatullah.com dan Majalah Alia.  Perkembangan perjalanan kafilah Freedom Flotilla dan delegasi Indonesia juga bisa dipantau lewat situs-situs: www.kispa.org, www.mer-c.org, www.sahabatalaqsha.com dan hidayatullah.com. [dz/san/sur/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Obama Ubah Strategi Keamanan Anti-Teroris
Tulisan selanjutnya Hamas Siapkan Penyambutan “Armada Kebebasan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berita
21 Juli 2026 18:32
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?