Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penjajah telah Menangkap 3.750 Orang sejak Trump Mengumumkan Yerusalem Ibu Kota ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Desember 2019 16:17 4:17 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Desember 2019 16:17
Bagikan
Foto remaja Palestina 16 tahun, Fawzi al-Junaidi viral di media sosial. Matanya ditutup kain layaknya penjahat berbahaya dan dikelilingi lebih dari 20 tentara Israel yang menenteng senjata.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Pusat Studi Tahanan Palestina (PCBS) mengungkapkan bahwa penjajah ‘Israel’ telah menangkap 3.750 warga Palestina dari Yerusalem (Baitul Maqdis) yang diduduki sejak pemerintahan Trump mengumumkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota ‘‘Israel’’ hampir dua tahun lalu, media Palestina, Quds News Network.

Menurut laporan itu, 1.070 anak telah ditangkap. Sebanyak 171 perempuan dan gadis, termasuk anak di bawah umur, bahkan perempuan yang telah melakukan aksi duduk-duduk di Masjid Al-Aqsa, juga telah ditangkap pihak penjajah.

Riyad Al-Ashqar, Juru Bicara dan peneliti PCBs, mengatakan bahwa penjajah telah meningkatkan agresi mereka terhadap orang-orang Baitul Maqdis sejak pengumuman Trump, untuk memaksa mereka menerima keputusan, dan tidak membiarkan mereka menarik napas dan bersiap untuk melakukan konfrontasi.

Penangkapan dilakukan di semua desa, kota, dan distrik di Baitul Maqdis. Namun, desa Issawiya menjadi sasaran utama kampanye ini, sebanyak 1.400 penduduk setempat ditangkap, diikuti oleh Shuafat (498 penangkapan), kemudian Silwan (504), Kota Tua (429), dan Masjid Al-Aqsha (344) sedangkan sisanya dari para tahanan berasal dari Palestina yang berbeda desa dan kota.

Menurut laporan itu, penjajah menangkap 1.070 anak-anak dan menempatkan mereka di bawah tahanan rumah.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Komite Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Penghapusan Diskriminasi Rasial, sebuah badan independen yang berbasis di Jenewa, telah menerbitkan pengamatan akhir yang memberatkan setelah menyoroti “undang-undang diskriminatif” dan “pemisahan” di kedua sisi Garis Hijau.

Observasi kesimpulan merupakan penilaian kepatuhan suatu negara terhadap kewajiban hak asasi manusianya.

Penangkapan ini mendapat tanggapan kelompok HAM Palestina dan internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASBaitul MaqdisDonald TrumpisraelpalestinaYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya keuangan syariah milenial Wapres: Kesetiakawanan Sosial Turunkan Kemiskinan dan Ketimpangan
Tulisan selanjutnya Belajar Berbesar Hati kepada Hasan bin Ali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?