Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

Surya: “Saya Mungkin Belum Pantas Syahid”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2010 12:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com & Sahabat al-Aqsha—Setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Rambam, Haifa, Israel, Ahad (6/6) pukul 11.30 waktu Yordania, seorang dari dua WNI yang cedera saat militer Israel menyerbu kapal Mavi Marmara, Surya Fachrizal akhirnya dideportasi ke Amman, Yordania.

Surya terkena timah panas tentara Israel ini, langsung dilarikan ke Royal Medical Services (King Hussein Medical Center), Amman.

Surya dikeluarkan dari Israel atas kerja sama Kedutaan Besar RI di Amman dengan pemerintah Yordania. Ia  sempat dirawat di RS Rambam, Haifa City, Israel, sejak 31 Mei  untuk menjalankan operasi pengeluaran peluru.  

Salah satu jurnalis hidayatullah.com yang ikut rombongan di Kapal Mavi Marmara dalam Armada Pembebasan (Freedom Flotila) ini sempat bicara panjang lebar dengan hidayatullah.com melalui sambungan telpon, termasuk bagaimana ceritanya sampai ditembak Israel. Berikut ceritanya.

Hidayatullah.com (HD): Assalamualaikum.

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

Surya (SY): Waalaikumsalam.

HD: Apa kabar Surya?

SY: Alhamdulillah mas, saya baik-baik saja.

HD: Jam berapa sampai di Yordan?

SY: Jam satu tadi.  Sekitar jam 12.30 waktu Yordania. Sekarang saya di Royal Medical Services, kayaknya rumah sakit militer nih.

HD: Bagimana kondisimu sekarang, Sur?

SY: Baik-baik saja, Alhamdulillah. Bahkan tadi sudah sempat menelepon bapak, ibu, dan istri saya.

HD: Siapa yang mengantarmu dari Israel menuju Amman?

SY: Hanya pihak petugas imigrasi Israel saja. Tapi sebelum berangkat, kayaknya  ada telepon dari putrinya Gus Dur, Yenny Wahid, kayaknya untuk lobi-lobi ke pihak Israel.

HD: Bagaimana kamu tahu itu Yenny Wahid?

SY: Ya pas orang Israel bicara, dia sebut-sebut Yenny Wahid. Lantas saya tanya, “Who is she? Katanya, ”She is Yenny Wahid from Indonesia.“ Tapi yang saya tahu, pihak Embassy  of Jordan   luar biasa membantu.

HD: Apa yang kamu keluhkan sekarang, Sur?

SY: Ini, di dada bagian kanan, di bekas operasi. Kadang terasa masih nyeri.

HD: Ya mudah-mudahan segera sembuh dan segera pulih kembali. Semua orang mendoakanmu.

SY: Memang saya menjadi berita, mas?

HD: Ya iyalah, semua orang di Indonesia –termasuk pihak pemerintah—sibuk mencari keberadaanmu. Bapakmu bahkan sering muncul di TV.

SY: Oh ya? Apa katanya?

HD: Ya, beliau mendoakanmu segera pulih dan kembali. Yang penting, semua mendukung langkah-langkahmu.

SY: Gitu ya? Subhanallah, Allahu Akbar!

HD: Siapa yang membantumu pas sendirian di sana?

SY: Teman-teman dari IHH dan beberapa LSM dari Turki, termasuk dari Free Gaza Movement (FGM), namanya Adalah. Dialah yang ikut merawat saya, termasuk membelikan baju-baju dan pakaian untuk saya.

HD:  Memang bagaimana ceritanya kamu bisa tertembak, kamu melawan ya?

SY: Nggak, kan serangan itu habis Subuh, pas aku selesai shalat. Saat itu aku lihat sudah banyak kapal-kapal kecil (speed boat) mengepung Mavi Marmara. Nah, aku langsung jeprat-jeptret dengan kamera untuk mengabadikan momen penting tersebut.

HD: Memang kameramu menggunakan blitz?

SY: Ya. Nah, mungkin itu menarik perhatian. Tapi pas aku sedang ingin menolong orang yang tertembak dan berdarah akibat luka, tiba-tiba saya ditembak. Nah, sejak itu aku sudah nggak ingat lagi, sampai di bawah naik helikopter Israel menuju Haifa. Nah, nggak tahu tuh nasib peralatan jurnalistikku sekarang, termasuk laptop, hp, dan kamera pinjaman.

HD: Ya, tidak usah memikir yang berat-berat dulu.

SY: Wah, tapi banyak momen penting di sana. 

HD: Apa kesan Surya atas peristiwa ini?

SY: Nggak tahu nih mas. Saya hanya berfikir, apa pelajaran bagi saya atas peristiwa ini? Mengapa Allah masih menyelamatkan saya? Jangan-jangan, saya mungkin belum pantas syahid. Tapi dari semua itu, saya akan jaga amanah Allah atas keselamatan dan kesehatan ini, insya Allah. [Cholis Akbar/hidayatullah.com]

Surya saat baru tiba di King Hussein Bridge check point, perbatasan antara Yordania dan Palestina yang dijajah Israel. [foto hidayatullah.com & Sahabat Al-Aqsha] 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Saya Mungkin Belum Pantas Syahid”
Tulisan selanjutnya 36 Anggota Parlemen Arab Menuju Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?