Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

Samuel Dahana: “Negara Palestina Itu Tidak Pernah Ada”

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Mei 2011 13:00 1:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Mei 2011 13:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ditengah-tengah semakin gencarnya tentara Zionis Israel melakukan penindasan terhadap bangsa Palestina, di Indonesia tersiar kabar adanya rencana sekelompok orang pro Israel yang akan menggelar perayaan Hari Kemerdekaan Israel ke-63 di Jakarta, Sabtu (14/5). Tentu rencana itu menyakiti perasaan umat Islam Indonesia.

Apa motivasi kelompok pro Israel tersebut, sehingga berani-beraninya merencanakan acara kontroversi itu? Untuk menjawab pertanyaan itu Hidayatullah.com bersama Suara Islam dan Eramuslim, Kamis (12/5) malam berhasil mewawancarai Ketua Panitia Perayaan Hari Kemerdekaan Israel ke-63, Samuel Dahana atau kerap dipanggil Unggun Dahana di Kafe Pondok Penus Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Ditemani beberapa orang rekannya, Samuel menuturkan panitia penyelenggara acara tersebut sama sekali tidak bermaksud menyakiti hati umat Islam. “Acara tersebut tujuannya untuk perdamaian,” tuturnya. Berikut petikan wawancaranya.

Apa motivasi kelompok Anda menggelar acara perayaan HUT Israel ke-63 di Jakarta?

Acara ini untuk persahabatan dan perdamaian. Kami tak bermaksud untuk memprovokasi umat lain. Saya dari keluarga Kristen, tapi ada juga saudara saya Muslim.

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

Melalui acara ini diharapkan mereka (Israel dan Palestina) bisa mencontoh toleransi kita (Indonesia). Acara ini juga direncanakan tidak hanya dari Yahudi dan Kristen saja, yang dari Muslim juga ada. Acara ini terbuka untuk warga Indonesia yang cinta Israel.

Acara ini murni digagas oleh individu. Kemudian ada teman-teman yang tertarik. Rencana acara ini baru terlintas sebulan yang lalu. Belum lama.

Acara ini rawan dengan Kamtibmas. Beberapa pihak bahkan bakal membubarkan jika acara tersebut tetap berlangsung. Apa tanggapan Anda?

Saya ini anti kekerasan. Saya tak akan melawan. Saya dibunuh ya mati, saya tidak kebal peluru. Dibubarkan ya bubar. Kami tak bermaksud mengundang kerusahan. Saya bersedia bernegoisasi dengan polisi. Apa yang polisi katakan kita patuhi. Tapi bukan berarti membatalkan. Mungkin entah itu tempatnya dipindah atau waktunya ditunda.

Faktanya Kapolda Metro Jaya telah mengeluarkan pernyataan jika pihaknya tidak akan memberikan izin penyelenggaraan acara?

Kami akan tetap negoisasi, dialog. Kita berargumen dengan dialog, bukan dengan fisik. Kita ini kan didukung UUD 1945 Pasal 28. Kita patuh pada hukum, kita patuh pada polisi. Kita tak akan membatalkan acara ini, kita masih bisa ngeyel. Hahaha..
Tadi Anda katakan acara perayaan HUT Israel sejalan dengan Pasal 28 UUD 1945.

Dalam Pembukaan UUD 1945 sudah jelas menyebutkan Indonesia anti penjajahan?

Nah, ini kadang-kadang beda persepsi. Ada yang mengatakan bahwa Israel itu menjajah Palestina. Kalau persepsi dari kami (umat Kristen), Israel itu tidak menjajah. Karena sebenarnya Palestina itu tidak ada. Sejarah Palestina itu tidak ada. Yang ada sekarang itu orang-orang Yordan. Dan Palestina itu baru terbentuk setelah Israel merdeka. Jadi orang Palestina itu orang-orang Arab itu. Negara Palestina itu tidak pernah ada. Nah, itu keyakinan dari kita.

Di mana rencananya acara itu bakal digelar?

Nah ini belum pasti, karena berkaitan dengan dana. Dananya belum ada.

Seperti apa agenda acaranya?

Acaranya sederhana banget. Pertama pengibaran Merah Putih. Kemudian pembacaan proklamasi, Pancasila. Dilanjut menyanyikan Indonesia Raya. Kemudian pengibaran bendera Israel. Tentu bendera asing (Israel) harus lebih rendah dari bendera tuan rumah (Indonesia).

Berapa target pesertanya?

Saya batasi hanya sepuluh orang. Ini hanya acara kecil-kecilan. Tertutup.

Sejauh ini Anda melihat Israel seperti apa?

Berangkat dari iman yang saya anut. Kalau orang Kristen mempercayai Alkitab, itu setuju dengan Zionis. Dalam kitab kejadian 12:3, “Barangsiapa memberkati Israel akan diberkati. Dan barangsiapa yang mendukung Israel akan diberkati, dan olehmu semua bangsa akan diberkati.”

Banyak manfaat yang dapat kita rasakan jika kita menjalin hubungan dengan Israel. Misalnya teknologi yang kita rasakan adalah hasil dari Israel. Sejak SMA (1984) saya sudah tertarik dengan Israel.

Ada kesan Anda ini terlihat sedang mencari popularitas atau sensasi?

Saya sebenarnya hanya kelompok kecil saja. Saya tidak mengira rencana ini menjadi sensasi sebesar ini, sampai wartawan telepon ke saya.

Umat Kristen yang pro dengan Zionis-Israel dikenal dengan istilah Ziokindo (Zionis Kristen Indonesia). Apa Anda tergabung dalam aliran itu?

Saya tidak pernah gabung-gabung. Ini murni dari diri saya sendiri. Saya dari Gereja Kristen Jawa di Bandung. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qadhafi Diburu Lagi, Selamat Lagi
Tulisan selanjutnya Meski Dihancurkan, Umat Islam akan Pertahankan Masjid Al Ikhlas!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?