Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

“Aku Bukanlah Penganut Kristen Lagi”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2014 16:53 4:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2014 18:35
Bagikan
Bagikan

KETIKA duduk di bangku kuliah, Sarah Ager dikenal karena keyakinan akan ajaran agamanya. Kedua orangtuanya berprofesi sebagai  Menteri Keselamatan. Kebanyakan aktivitas masa kecilnya dihabiskan di gereja dan menjadi anggota paduan suara gereja. Menjadi teis dan menjadi seorang Kristian adalah sebuah bagian yang sangat penting dalam hidupnya, sampai akhirnya ia menemukan Islam ketika ia belajar bahasa Inggris di Leicester.

Suatu hari, Sarah  bertemu dengan Muslim Turki ketika belajar di universitas.  Entahlah, tiba-tiba dia merasa malu dengan pria Turki ini.

“Alasan utama kenapa aku memilih Islam adalah karena aku merasa malu,” kenangnya.

“Aku tidak tahu apapun tentang Turki ataupun Islam. Aku tidak tahu tentang kepercayaan mereka. Aku merasa terintimidasi. Aku pikir setidaknya aku harus mencari tahu tentang agama ini (Islam, red) di Google”, tambahnya seperti dikutip laman christiantoday.com.

Rupanya Sarah tidak puas dengan pencariannya di Google. Dia bahkan memutuskan untuk mengikuti kuliah literatur Muslimah sebagai bagian dari gelarnya.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

“Ada dua Muslimah yang mengenakan hijab dan aku ingat ketika aku merasa terintimidasi lalu aku duduk dibarisan belakang kelas. Aku pikir mereka pasti Muslim yang sebenarnya,” demikian pikirnya.

Sarah merasakan bahwa teman-teman Muslimahnya memiliki cara yang indah dalam mengekspresikan keyakinannya ketika mereka berbicara di depan kelas. Itu pulalah yang membuatnya lebih tertarik untuk menemukan tentang bagaimana mereka merasakan Tuhan.

“Suatu hari aku teringat masa laluku dan berpikir bahwa aku bukanlah seorang Kristian lagi,” imbuhnya.

Dia tidak ingat lagi lagi, kapan dia tidak lagi mempercayai bahwa Yesus bukan Anak Tuhan. Namun ia masih ingat ketika ia merasakan bahwa tak yakin terhadap dirinya dan apa yang ia yakini di masa lalu.

Sarah menyadari ketika ia tidak lagi meyakini bahwa Yesus adalah Tuhan, saat itu pula ia merasa bukan seorang Kristian lagi.

“Bayangkan bahwa aku salah, bahwa aku benar-benar berada di jalan yang salah, lalu kemudian, aku merasa bahwa Tuhan itu Maha Penyayang dan aku tidak hilang harapan. Aku tidak pernah berpikir bahwa Tuhan mengeluarkan orang-orang di jalan seperti itu. Kita sering diajarkan bahwa jika kita salah, Tuhan tidak mencintai kita. Pemahamanku dari hal seperti itu bahwa Tuhan sangatlah inklusif. Di dalam Al Qur’an terdapat banyak ayat yang menyatakan bahwa kita tidak boleh menilai sesuatu karena kita tidak tahu jika ada sebuah bagian dari hal tersebut yang Tuhan kehendaki,” jelasnya.*/bersambung.. Awalnya Sarah berfikir Berpuasa adalah Hal Gila…

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kristenMuallafMuslimMuslimahtuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perilaku Orang Terkait Dengan Jam Biologis
Tulisan selanjutnya LDF FUAT Adakan Talk Show Beasiswa dan Prestasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?