Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Balasan SMS dari Allah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Februari 2016 13:23 1:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2016 13:23
Bagikan
Bagikan

HARI itu, kampus tempatku menuntut ilmu sedang merayakan milad ke-55. Berbagai acara digelar untuk meramaikannya. Di antaranya adalah penampilan grup musik yang populer dengan tembang-tembang Jawa yang disebut Islami tersebut. Aku sendiri tidak punya minat sama sekali dengan kegiatan semacam itu.

Terlebih sudah seharian bergelut dengan perkuliahan dan berbagai tugas makalah yang menumpuk.

“Biarlah teman-teman yang lain pergi mencari hiburan. Aku lebih baik istirahat di asrama saja daripada ikutan seperti itu,” batinku beralasan.

Usai shalat Isya, tiba-tiba seorang kawan berkunjung ke asrama. Ironis, ia ternyata ingin mengajakku ke kampus sambil menikmati suasana perayaan milad tersebut. Satu deret alasan yang kusiapkan ternyata tak cukup untuk menahan ajakan kawan tersebut. Jadilah aku dengan perasaan malas ikut membonceng motor menuju kampus kembali malam itu.

Tiba di depan GOR kampus, kakiku kuseret perlahan. Sungguh, sebenarnya aku tak ingin menghadiri acara seperti ini. Cuma apalah daya, aku juga tak sanggup menolak ajakan kawan tersebut. Mungkin imanku yang terlalu lemah. Sambil menyeret langkah, perasaanku terus berkecamuk. Seolah ada pertempuran hebat dalam dadaku.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

“Ayo, Mbak silakan. Ini konsumsi ringannya,” seorang panitia menegurku ramah sambil menyodorokan sekotak snack dan minuman.  “Iya, makasih ya,” kucoba membalas senyum panitia itu meski gundahku tak juga berlalu. Satu persatu kuperhatikan wajah-wajah pengunjung. Nyaris semuanya terlihat bahagia di hadapanku. Setidaknya itu kesimpulanku setelah melihat gaya duduknya yang terlihat manis dan tenang. “Ah, di sana. Iya di pojok sana,” akhirnya aku menemukan posisi duduk yang kuanggap pas. Yaitu duduk di deretan kursi belakang pengunjung.

Degh! Baru saja lima menit memperbaiki posisi di atas kursi kayu berlipat itu, jantungku langsung berdebar kencang. Suara musik itu benar-benar memekakkan telinga dan mencopotkan jantungku. Speaker raksasa yang bertebaran di setiap sudut panggung itu sukses menjalankan fungsinya dengan baik. Sound effect-nya mampu menembus seluruh persendianku. Kegalauanku kian membuncah. Tekadku makin membulat. Aku harus keluar dari ruangan ini secepatnya.

Aku segera meraih handphone bututku dari balik tas yang biasa kubawa. Entah sudah berapa tahun hape bermerk perusahaan asal Finlandia itu menemani kisah hidupku. Dengan sigap jari-jariku seolah langsung berlomba mengetik satu kalimat “aku ingin pulang duluan!” Ah, mungkin karena suara musik yang terlalu keras, sejak tadi kiriman SMSku belum juga berbalas dari kawan tersebut.

“Mengapa tidak langsung SMS ke Allah saja? Pasti Dia dengar dan langsung balas,” eEntah kenapa, tiba-tiba aku mendapat ide yang kurasa brilian seperti itu. “Ya Allah! ampuni hamba-Mu. Aku berada di sini bukan berarti aku pecinta musik. Sungguh aku tak berrasa nyaman di tempat ini sekarang. Ya Allah! gulirkanlah waktu dengan cepat biar aku bisa segera meninggalkan tempat ini. Ya Allah ampuni hamba.” Pesan singkat tersebut selesai kuketik tepat pukul 19.43.

Tak puas, aku kembali merangkai dua pesan singkat bersama telepon genggamku.

“Ya Allah! hijabilah diri ini dari penglihatan makhluk-Mu! Di sini bukan tempatku ya Allah!” “Ya Allah! apa yang terjadi padaku malam ini? aku berada di tempat yang tidak semestinya. Ampuni hamba ya Rabbi. Dadaku sakit.”

Kedua SMS terakhir itu masing-masing tercatat dalam draft tepat pukul 19.47 dan 19.50. Alhamdulillah, perasaanku jadi lega usai mengirim tiga SMS beruntun kepada Allah saat itu.

Sambil menunggu balasan SMS dari Allah, aku kembali mengirim SMS ke teman yang duduk tak jauh di samping kiriku itu.

“Sampai kapan nih kita di sini?

“Sampai bosan ya,”

“Aku mau pulang aja deh!”

“Baru mulai kok udah mau pulang sih, anti mau pulang sama siapa dan naik apa?”

“Dadaku sakit gara-gara suara musik itu,” aku beralasan yang gampang saja.

“Ya udah, anti tungguin di depan deh,  biar diantar,”

“Sip, afwan merepotkan, syukron karena mau ngantar pulang,”

Alhamdulillah, lisanku lirih mengucap kata syukur. Pesan singkatku dibalas Allah dengan kontan. Sambil berjalan ke luar, aku kembali mengetik serangkai kata.

“Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah mengijabah doaku begitu cepat,” pesan itu kusimpan dalam draft tapi tetap kuniatkan mengirimnya kepada Allah sebagaimana tiga SMS ku tadi.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang aku, maka sesungguhnya aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila dia berdo’a kepada-Ku…” (QS. Al-Baqarah [2]: 186).*/Sahlah al-Ghumaishaa, penulis aktif di Komunitas Penulis Malika

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doaijabahmaksiatmusikSMS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ogah Gencatan Senjata, Rezim Bashar Justru Sebut Rakyatnya “Teroris”
Tulisan selanjutnya Laporan: 100 Wanita Palestina Dipenjara Sejak Dimulainya Intifada 2015

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?