Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Ogah Gencatan Senjata, Rezim Bashar Justru Sebut Rakyatnya “Teroris”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Februari 2016 13:19 1:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2016 13:19
Bagikan
Pengungsi Suriah di Perbatasan Turki
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Suriah telah mengatakan tidak akan terjadi genjatan senjata hingga perbatasan dengan Jordania dan Turki ditutup total.

Menteri Dalam Negeri Suriah pada Sabtu mengatakan bahwa genjatan senjata tidak dapat terjadi hingga Turki dan Jordania menutup perbatasan mereka dengan Suriah.

Walid Muallim, pada kantor berita Reuters dikutip Daily Sabah, Ahad (07/02/2016), mengatakan bahwa “kafilah teroris”  terus menerus menyebrang dari Suriah ke Jordania dan Turki, masing-masing tetangga Suriah di selatan dan utara, dan genjatan senjata tidak dapat dilakukan hingga setelah perbatasan ditutup.

Komentar Muallim dikeluarkan ketika serangan koalisi pemerintah pada kota Aleppo memaksa sepuluh ribu orang lari ke arah utara menuju Turki.

 

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

 

Ribuan orang tetap terjebak di perbatasan antara Suriah dan Turki pada Sabtu pagi, setelah pemerintah Turki menutup perbatasannya lebih awal pada minggu ini.

Badan bantuan Turki, IHH, telah mendistribusikan tenda pada orang-orang yang terdampar di perbatasan sisi Suriah sebagai langkah sementara, IHH mengatakan pada Sabtu.

Pejabat Uni Eropa mengadakan pertemuan tidak resmi di Amsterdam padan Sabtu, dan seorang sumber diplomatik mengatakan pada AFP bahwa mereka akan meningkatkan perhatian atas situasi di perbatasan Turki.

“Kita menghadapi kemungkinan yang sangat nyata tentang akan adanya gelombar besar pengungsi [menuju Eropa] … sebagai hasil dari pemboman membabi buta di sekitar Aleppo,” kata Menteri Dalam Negeri Luksemburg Jean Asselborn di saat menghadiri pertemuan itu.

Pada Sabtu sore, Turki menekankan bahwa mereka berkomitmen dengan prinsip “membuka perbatasan” bagi pengungsi, meskipun masih belum jelas apakah sejumlah besar orang-orang yang terdampar di sisi Suriah dapat menyebrang.

Situs berita Turki Daily Sabah pada Sabtu melaporkan bahwa lebih dari 110.000 orang menuju ke arah perbatasan yang dimana disebut-sebut sebagai eksodus  pengungsi terbesar dari wilayah itu sejak kerusuhan dimulai pada tahun 2011.

Turki telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari dua juta pengungsi yang mengungsi dari Suriah dalam empat tahun konflik berdarah Suriah.*/Nashirul Haq AR.

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al asaadIHHpengungsi SuriahsuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RT Husnul Khatimah, Semangat Kaum Senja Berburu Berkah
Tulisan selanjutnya Balasan SMS dari Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?