Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Kampung Muslim Papua Kekurangan Guru Ngaji, BMH Siap Bangun Mushola Pertama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2022 15:58 3:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2022 16:00
Bagikan
Anak-anak Muslim Kampung Kalitami Kamundan Teluk Bintuni Papua Barat belajar Iqro (Imam Nawawi)
Bagikan

Kampung Muslim di Kamundan, Teluk Bintuni Papua ini membutuhkan guru ngaji dan dai. Melalui uluran tangan donatur BMH siap membangun mushola  dan kebutuhan ruhaninya

Hidayatullah.com—Hari yang cerah saat rombongan tim BMH di Kampung Kalitami I Distrik Kamundan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Selama tiga hari, sejak tanggal 7-10 April, tim bersama dai binaan di Manokwari serta Bintuni ikut mendampingi kunjungan.

Kunjungan ini disambut istimewa masyarakat setempat. Seorang tokoh masyarakat setempat, Walik Nabi (39), seorang mencurahkan semua perasaanya, tentang kondisi dan kebutuhan Kampung Kalitami I Distrik Kamundan, Papua Barat.

Menariknya, bukan soal kekurangan minyak goreng yang susah dicari, atau kebutuhan pokok yang ia keluhkan, tetapi justru kebutuhan ruhani warga kampungnya.

“Kami sangat butuh dai dan guru ngaji. Terus terang saja, walau kami semua Muslim, kami belum ada tenaga dari kampung sendiri yang bisa menjadi dai dan guru mengaji,” kata Walik. “Untuk kami orang tua, mungkin sudah cukup, tetapi bagaimana dengan anak-anak kami di sini, generasi di sini,” ungkapnya.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Selain itu, kedatangan dai dari daerah lain lebih menambah antusiasme warga dan anak-anak dalam belajar. “Kalau ada dai dari tempat lain, seperti sebelum ini pernah ada, anak-anak dan warga senang. Karena tertarik untuk mencari informasi dan pengalaman baru dari sang dai. Masyarakat juga mudah untuk kemudian dikondisikan lebih baik,” imbuh Walik Nabi sembari tersenyum.

Pernyataan Walik Nabi diamine Wardi Nabi (25). Menurutnya, umumnya, anak-anak kampung lebih suka tenaga (dai) luar.

“Kalau dai dan guru ngaji dari luar anak-anak suka. Saya sendiri dulu belajar dari seorang dai bernama Ustadz Busron. Karena sudah menikah, sekarang beliau tinggal di Bintuni, jadi tidak di sini lagi,” ungkapnya.

Walik dan Wardi berharap kehadiran tim BMH membawa masa depan baru di Teluk Bintuni, Papua, khususnya masa depan anak-anak kampungnya. “Jadi kalau bisa kami ingin BMH bisa kirimkan dai dan guru ngaji ke kampung kami,” tegas Wardi Nabi.

Maka tidak heran, kampung Kalitami I di Distrik Kamundan sangat terbuka dengan dai dan guru atau relawan yang datang. Tidak saja untuk agenda dakwah dan pendidikan masyarakat di masjid, tetapi juga untuk kegiatan sekokal anak-anak.

BMH diharapkan bisa bangun mushola di setiap kampung, tutur Kepala Suku Kampung Kenara, Teluk Bintuni, Papua Barat, Supriadi Braweri

Sejauh ini Laznas BMH bisa dikatakan baru berinteraksi dan memberikan pembinaan berkala untuk Muslim di Kamundan. Menurut Kepala BMH Perwakilan Papua Barat, Wasmanto, kehadiran Lazis BMH belum lama, tapi bertekad memperkuat program dakwah warga Kamundan.

“BMH mengawali dengan pembangunan mushola di Kampung Kenara yang tidak jauh dari Kampung Kalitami I. Harapannya nanti dengan adanya mushola kita bisa kirim dai-dai muda secara berkala dan berkelanjutan mengajarkan Al-Quran untuk masyarakat Kampung Kenara dan Kalitami I dan tiga kampung lainnya,” ungkap Wasmanto.

Satu agenda penting mendesak yang dilakukan BMH selama tiga hari itu adalah pembangunan mushola pertama di Kampung Kenara. Pembangunan tempat ibadah ini disambut gembira warga Muslim setempat.

“Ini mushola pertama di Kampung Kenara. Kalau boleh, BMH bisa bangun mushola di setiap kampung di sini,” tutur Kepala Suku di Kampung Kenara, Teluk Bintuni, Papua Barat, Supriadi Braweri.

Bagaimanapun, pembangunan mushola ini butuh dukungan semua pihak. BMH berharap para aghniya dan donator bisa terlibat membangun masa depan anak-anak Muslim Kampung Kenara dan Kamundan.

“BMH menyiapkan mushola untuk tamu atau dai dari luar, sehingga selama bertugas dakwah di kampung ini, tidak perlu merepotkan warga terkait akomidari dai-nya,” kata Wasmanto. “Semoga pembangunan mushola ini segera terwujud dan pengiriman dai serta guru ngaji sebagaimana diharapkan warga dapat benar-benar kita wujudkan bersama,” tambahnya.*/Herim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BMHdaiguru ngajiKampung KambundanKampung Muslim PapuaTeluk Bintuni
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Wanita yang Tak Boleh Dilamar
Tulisan selanjutnya Pemimpin Oposisi Shehbaz Sharif jadi Perdana Menteri Baru Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?