Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 3 Mei 2022 16:49 4:49 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 3 Mei 2022 16:49
Bagikan
Dai-dai dari Yayasan Dakwah Center Ulul Albab Balikpapan dalam perjalanan dakwah ke Kariangau, Balikpapan, Kaltim, Ramadhan 1443H (27/04/2022).*
Bagikan

Hidayatullah.com– Dakwah tak kenal lelah. Begitulah semangat para dai ini. Apalagi pada Ramadhan lalu, semangat mereka menggebu-gebu.

Kami mengikuti perjalanan dakwah sejumlah dai di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (27/04/2022). Perjalanan ini memakan waktu berjam-jam, dari sore hingga jelang tengah malam, 24-25 Ramadhan 1443H.

Sore itu, pukul 17.00 WITA lebih, dengan sebuah kendaraan roda empat, kami berangkat dari Kampus Induk Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.

Rombongan kami terdiri dari supir, dua wartawan Media Center Ummulqura (MCU) Hidayatullah, serta dua orang dai; Ustadz Syafaruddin dan Ustadz Imran.

“Saya berusaha mengambil spirit Ramadhan tidak hanya di masjid, tapi juga kita tetap berdakwah berbagi ilmu kepada masyarakat,” ucap Imran tentang alasannya bergabung dalam tim Yayasan Dakwah Center (DC) Ulul Albab Balikpapan di bulan Ramadhan.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

DC merupakan lembaga yang menaungi para dai, sekaligus mengatur jadwal serta penugasan dakwah mereka.

“Kalau Ramadhan ini, saya sudah sekitar 10 kali berdakwah keluar,” lanjut Imran, dai muda yang merupakan alumnus STIS Hidayatullah.

Tujuan perjalanan kami sore itu adalah Kariangau di Kecamatan Balikpapan Barat, salah satu wilayah garapan DC. Di sini, ada beberapa titik dakwah yang selama ini menjadi lokasi pengiriman dai.

Hari itu Ustadz Imran ditugaskan berdakwah ke Masjid Al-Mukmin. Sedangkan Ustadz Syafaruddin di Mushalla Nurul Qolbi. “(Jarak kedua masjid-mushalla itu) sekitar 15 menit perjalanan,” ujar Muhammad Akbar, petugas DC yang diamanahi membawa mobil.

Selain keduanya, ada tiga dai lainnya yang tugaskan dakwah pada hari yang sama. Ketiganya berangkat dengan kendaraan masing-masing. “Tiga dai itu naik motor,” terang Akbar.

Dalam perjalanan menuju Masjid Al-Mukmin, Imran bertutur bahwa sebagai seorang dai harus siap ditempatkan di mana pun. “Kita harus siap ditugaskan dari Dakwah Center,” ujar pria murah senyum ini.

Para dai, tuturnya, tidak meminta ditempatkan dakwah sesuai keinginan masing-masing. Tapi mereka mengikuti penugasan dari DC.

“Jadi kita itu tidak minta tempat dakwah di mana, tapi kita dipilihkan sama Dakwah Center. Kita tahu itu pas kita dikasih tahu, seperti sekarang, in syaa Allah kita berdakwah ke daerah Kariangau,” lanjutnya.

Menurutnya, Ramadhan kali ini sedikit berbeda dengan Ramadhan sebelumnya. Pada Ramadhan tahun lalu, dai yang melakukan dakwah di Kariangau semua berangkat menggunakan kendaraan pribadi. Ramadhan tahun ini, para dai difasilitasi mobil pengantar, hasil kerja sama DC dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kaltim, serta Panitia Ramadhan 1443H Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan.

“Tahun-tahun lalu itu kita berangkat masing-masing. Dan tahun ini Alhamdulillah kita difasilitasi mobil,” ucapnya bersyukur.

Dai Non Subsidi

Ada istilah unik yang kami dapati ketika mengikuti Ustadz Safar dan Ustadz Imran dalam perjalan dakwah hari itu. Yakni istilah “dai subsidi”.

Menurut Imran, dai subsidi adalah dai yang mendapatkan uang saku dari masjid atau lembaga dakwah yang ditempati dakwah.

“Dai subsidi itu maksudnya dai yang dikasih pesangon dari masjid setempat yang ia isi,” ucap Imran.

“Kalau kita Alhamdulillah tidak ada subdisi,” lanjutnya.

Dengan penuh keyakinan, Imran mengungkapkan, dai-dai Hidayatullah tidak terpatok pada apa yang diberikan oleh masjid setempat. Tetapi para dai selalu dibekali spirit agar mengikhlaskan niat dalam berdakwah.

“Kalau di tempat kita nanti itu sepertinya ndak ada (subsidinya). Kita juga ndak mengharapkan itu karena kita selalu dibekali agar selalu mengikhlaskan niat ketika berdakwah,” ujarnya.* Bersambung (Asrijal/SKR/MCU)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daiDai Hidayatullahdakwah centerHidayatullah BalikpapanRamadhanRamadhan 1443H/2022M
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan: Kunjungan ke Saudi Menandai Era Baru Hubungan Kerajaan dan Turki
Tulisan selanjutnya JIS Bahasa Indonesia “Anies Hanya Fasilitasi Sholat Ied Dituduh Jualan Politik Identitas…”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Kisah Pemimpin Umum Hidayatullah: Ditugaskan Berdakwah ke Irian Jaya

7 Januari 2022 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?