Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Dai Gunung Kidul Butuh Perhatian

Bambang S
Terakhir diupdate: 25 Mei 2014 17:48 5:48 pm
Bambang S
Dipublikasikan 25 Mei 2014 17:48
Bagikan
Bagikan

SARNJONO mulai gelisah. Bulan sudah mau habis, tapi kantongnya masih ‘kering’. Padahal awal Juni, ia mesti menggaji para dai di Gunung Kidul, DIY.

Sejak beberapa bulan lalu, ia memang mengumpulkan orang-orang yang punya kepedulian kepada agamanya, Islam.  Ia mengajak mereka bergerak membina umat. ‘Karena keadaan Gunung Kidul sudah kritis,” kata Sarjono, yang sudah lama berdakwah di Gunung Kidul ini.

Gunung Kidul dikenal sebagai salah satu daerah miskin di DIY. Karena kemiskinan itulah daerah ini menjadi sasaran empuk Kristenisasi. “Sudah banyak umat Islam yang berhasil mereka murtadkan,” kata Sarjono.

Untuk membendung Kristenisasi itulah, ia mengajak rekan-rekannya bergerak. Salah satu program mereka adalah menghidupkan majelis taklim dan Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ). “Alhamdulillah, mereka sekarang sudah bergerak,” kata Sarjono.

Problemnya adalah dana. Untuk bergerak itu tentu mereka perlu ‘bensin’, sekalipun sejak awal mereka tidak pernah bicara soal honor. Tetapi Sarjono kasihan, karena mereka hampir semuanya hidup dengan ekonomi pas-pasan.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

Salah satu contohnya Suhardi. “Dia tiap hari bekerja mencari barang bekas,” kata Sarjono. Barang itu kemudian dia jual dan hasilnya untuk menghidupi dirinya dan neneknya yang sudah renta.

Sekalipun hidupnya pas-pasan,  Suhardi rela menyisihkan sebagian waktunya untuk mengajar di TPQ tanpa digaji. “Tiap hari waktu sore ia mengajar di TPQ dari dusun ke dusun,” jelas Sarjono.

Untuk membantu gerak para dai itu, Sarjono berusaha memberi uang transpot tiap bulan. “Besarnya beda-beda, ada yang 100 ribu dan ada pula yang 150 ribu, tergantung uang yang ada,” jelas Sarjono.

Karena Sarjono sendiri hidupnya juga pas-pasan, tiap bulan ia mesti pontang-pontang mencari uang transpot para dai itu. Barangkali ada pembaca yang berkenan membantu dakwah di Gunung Kidul, silakan hubungi Sarjono 085741152955. Jazakumullah khaira katsira.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:da'iDIYgunung kidulkristenisasimisionaris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyakit Mental Kurangi Harapan Hidup
Tulisan selanjutnya Niqab Dilarang di Festival Film Cannes

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?