Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Setengah Penduduk Dunia Bisa Kegemukan Pada 2035

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Maret 2023 12:14 12:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Maret 2023 22:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Setengah penduduk dunia bisa mengalami kelebihan berat badan atau kegemukan pada 2035 jika tidak ada tindakan yang diambil untuk menghindarinya, kata World Obesity Federation memperingatkan.

Lebih dari empat miliar orang akan terdampak, dengan tingkat kenaikan tercepat di kalangan anak-anak, kata federasi itu dalam laporannya seperti dilansir BBC Jumat (3/3/2023).

Negara-negara berpendapatan rendah atau menengah di Afrika dan Asia diperkirakan akan mengalami peningkatan terbesar.

Laporan itu memperkirakan biaya penanggulangan akibat obesitas akan membengkak menjadi lebih dari $4 triliun per tahun pada 2035.

Presiden federasi itu, Prof Louise Baur, menggambarkan temuan yang dipaparkan dalam laporan tersebut merupakan peringatan yang sangat jelas agar negara-negara segera bertindak sekarang atau menanggung akibatnya di masa mendatang.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

Laporan itu secara khusus menyoroti obesitas di kalangan anak-anak dan remaja, dengan tingkat yang diperkirakan dua kalinlipat dibandingkan level tahun 2020 baik di kalangan anak lelaki maupun perempuan.

Prof Baur mengatakan trennya cukup mengkhawatirkan dan dia menegaskan bahwa pemerintah dan para pembuat kebijakan perlu melakukan semua yang mereka bisa lakukan guna mencegah beban berat kesehatan, sosial dan ekonomi diwariskan ke generasi muda.

Laporan tersebut juga menyoroti negara-negara berpenghasilan rendah yang “sering kali paling tidak mampu menanggapi obesitas dan konsekuensinya”.

Sembilan dari 10 negara dengan perkiraan peningkatan obesitas terbesar secara global adalah negara berpenghasilan rendah atau menengah ke bawah di Afrika dan Asia.

Alasannya antara lain tren preferensi diet terhadap makanan yang banyak diproses (highly processed food), tingkat perilaku sedikit bergerak yang lebih tinggi alias mager (dalam bahasa gaul), kebijakan yang lemah dalam kontrol pasokan dan pemasaran makanan, serta sumber daya yang kurang baik dalam pelayanan kesehatan, manajemen berat badan dan pendidikan kesehatan.

Temuan itu memperkirakan bahwa kenaikan tingkat obesitas di seluruh dunia akan berdampak signifikan pada ekonomi global, setara dengan 3% dari global Gross Domestic Product (GDP).

Data yang dipublikasikan dalam laporan tersebut akan dipresentasikan di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin (6/3/2023).

Obesitas adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kelebihan lemak tubuh yang tinggi.

Laporan tersebut menggunakan indeks massa tubuh (BMI) untuk membuat penilaiannya. BMI dihitung dengan membagi berat badan orang bersangkutan dibagi dengan kuadrat tinggi badannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kegemukanobesitas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Depo Pertamina Plumpang Jakarta Kebakaran, Warga Panik Berlarian
Tulisan selanjutnya Kebakaran Depo Plumpang, Pertamina: Penyebabnya Sedang Diinvestigasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?