Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

HIV/AIDS Meningkat, Epidemiolog Unair Anjurkan Tes HIV secara Rutin

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2023 11:22 11:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Agustus 2023 12:30
Bagikan
ilustrasi: penderita HIV/AIDS (instiz.net)
Bagikan

Hidayatullah.com—Dosen Epidemiologi, Biostatistika, Kependudukan, dan Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR), Dr Arief Hargono drg MKes turut memberikan tanggapan atas berita meningkatnya penyakit HIV dan AIDS.

Tanggapan ini disamsampaikan terkait heboh berita meningkatnya kasus HIV/AIDS, terutama di kalangan ibu rumah tangga. Dilansir dari data Kementerian Kesehatan RI tahun 2022, ada sebanyak 466.978 kasus HIV/AIDS di Indonesia.

Arief Hargono mengatakan, HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiebcy Virus, yakni virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan menimbulkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Sementara AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh HIV.

“Kerusakan progresif pada sistem kekebalan tubuh menyebabkan ODHA (orang dengan HIV/AIDS, red) amat rentan dan mudah terjangkit macam-macam penyakit.” Ujar Arief dalam webinar Airlangga Public Health Student Association (APHSA) yang terselenggara oleh BEM FKM UNAIR pada Ahad (27/8/2023).

Ia menyebut bahwa seseorang dapat terinfeksi penyakit HIV/AIDS melalui darah dan cairan reproduksi. Hal ini, lanjutnya, ketika orang itu melakukan hubungan seksual dengan ODHA, menggunakan alat medis yang tercemar HIV, serta penularan dari ibu pengidap HIV ke bayi selama masa kehamilan, persalinan, atau menyusui.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Tingginya kasus HIV/AIDS, kata Arief, juga terpengaruhi faktor tanpa gejala atau asimptomatik. “Seorang pengidap HIV pada stadium awal terlihat seperti orang normal karena tidak menunjukkan gejala klinis. Hal ini bisa terjadi selama 5 sampai 10 tahun,” terangnya.

Manajemen Program HIV/AIDS

Menurut Arief, pemerintah terus melakukan berbagai upaya pencegahan yang berbasis perilaku maupun biologis untuk eliminasi penularan HIV/AIDS. Dari aspek perilaku, terdapat anjuran ABCDE, yakni abstinence, be faithful, use condom, no drugs, dan education. Kemudian, pencegahan melalui vaksin, profilaksis, serta pengobatan antiretroviral (ARV).

“Pemerintah telah menindaklanjuti sistem program strategis untuk monitoring dan evaluasi. Di antaranya, surveilans HIV/AIDS, peningkatan cakupan obat ARV, hingga kolaborasi TB-HIV,” tutur ketua Pengurus Cabang Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Surabaya itu.

Selain pemerintah, menurutnya, perlu kolaborasi multi helix yang melibatkan peran masyarakat, akademisi, swasta, bahkan media massa. Hal ini berkaitan dengan masalah diskriminasi yang rentan dialami pengidap HIV/AIDS. Arief pun mengajak masyarakat agar menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.

Pada akhir, ia berharap generasi muda juga dilibatkan dalam upaya pengendalian dan pencegahan HIV/AIDS. Langkah tersebut berupa optimalisasi pengetahuan mengenai pendidikan seks, literasi media, dan program kesehatan.

“Mengintegrasikan pendidikan seks dengan media teknologi untuk mengakses informasi yang benar dari sumber kredibel. Selain itu, promosi tes HIV rutin agar mempercepat eliminasi penularan HIV/AIDS,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AidsepidemiologHeadlineHIVUNAIRuniversitas airlangga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laznas BMH Luncurkan Instalasi Air Bersih ke-10 di Bone, Dukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Laznas BMH Luncurkan Instalasi Air Bersih ke-10 di Bone, Dukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Tulisan selanjutnya Umat Islam Belanda Turun ke Jalan, Protes Pembakaran Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?