Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Ibu Merusak Ikatan Alami dengan Bayinya

Dija
Terakhir diupdate: 26 September 2011 19:43 7:43 pm
Dija
Dipublikasikan 26 September 2011 19:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ikatan alami bayi dengan ibunya, semakin terkikis akibat sang ibu menjejali anaknya dengan segudang aktivitas. Begitu menurut hasil penelitian.

Bayi kecil berkembang secara alami dengan merespon suara manusia dan sentuhan.

Namun sayangnya, ibu seringkali memaksakan bayi mungil mereka untuk mendapatkan banyak aktivitas harian, seperti kelas yoga, berenang, musik dan bahkan salsa.

Menyanyikan lagu pengantar tidur merupakan salah satu cara terbaik untuk merekatkan ikatan antara ibu dan bayinya. Tapi zaman sekarang, hal itu sudah dianggap tidak “keren” lagi.

Menurut pakar perawatan anak, Sylvie Hetu, peran mendampingi perkembangan anak justru digantikan oleh pekerja kesehatan atau perawat (seperti baby sitter -red), yang terus menerus mengintervensi kehidupan anak-anak sejak lahir.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Dalam bukunya “Too Much, Too Soon?”, Hetu menulis, zaman sekarang bayi punya jadwal layaknya orang dewasa yang sibuk. Ada kelas musik bayi, yoga bayi, senam bayi, menyanyi bayi, salsa bayi, bahasa bayi, bayi Einstein.

“Kelas bayi menyanyi dan bayi berenang sangat umum sekarang ini,” kata Hetu

Menurut pakar bayi itu, sebenarnya bayi merespon baik suara manusia, wajah manusia dan sentuhan manusia. Dan mereka akan secara alami membuka dirinya kepada dunia.

Bayi membutuhkan kehadiran yang tenang dari orangtuanya, suara di rumah sehari-hari dan suara manusia di sekitar mereka.

Itulah stimulasi yang mereka butuhkan. Mereka juga butuh perlindungan dari stimulasi yang berlebihan.

Bayi merespon dengan sangat baik lagu-lagu pengantar tidur, seperti lagu ninabobo dan Twinkle, Twinkle Little Star. Semua kebudayaan di dunia bahkan punya lagu pengantar tidurnya sendiri.

Sangat disayangkan, ibu-ibu zaman sekarang tidak lagi menganggap nyanyian pengantar tidur sebagai sesuatu yang penting untuk dilakukan setiap hari.

Ibu zaman sekarang menganggap, menyanyikan lagu pengantar tidur, seperti yang sering dilakukan orangtua generasi sebelumnya, adalah “tidak keren”. Atau ibu tidak mau melakukannya karena alasan sederhana, misal merasa tidak memiliki suara yang bagus, atau daripada menyanyi sendiri lebih baik mendengarkan suara musik.

Dalam bukunya, Hetu mengkritik inervensi para dokter dan perawat terhadap bayi-bayi yang baru lahir.

“Di beberapa rumah sakit, bayi baru lahir langsung dibawa, dimandikan, diberi macam-macam vaksin, diberi macam-macam vitamin, ditimbang, baru kemudian diberikan kepada ibunya,” katanya.

“Hingga tahun 1980-an secara umum kita berpandangan bahwa bayi itu tidak bisa merasa. Tapi kemudian kita baru menyadari bahwa bayi itu sebenarnya adalah mahluk yang sangat sensitif,” kata Hetu.

“Jadi mengapa tidak kita beri mereka kesempatan untuk mengenal dunia ini secara perlahan?” katanya lagi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Jual Bom Penghancur Bunker ke Israel
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq: Bom Solo Tak Bisa Dibenarkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?