Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Ilmuwan Jepang Kembangkan Sistem AI untuk Mendeteksi Siswa Mengantuk di Kelas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 September 2023 10:30 10:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 September 2023 10:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah universitas di Prefektur Osaka, Jepang, mengembangkan sistem berbasis AI (kecerdasan buatan) yang dapat mendeteksi siswa yang mengantuk di kelas saat mengikuti proses belajar-mengajar.

Universitas Osaka Kyoiku bekerja sama dengan perusahaan berbasis di Higashi-Osaka, Kansai Denki Kogyo Co, untuk memproduksi sistem yang menggunakan pencitraan termal untuk menunjukkan apakah siswa meninggalkan tempat duduknya atau tertidur selama pelajaran.

Kansai Denki Kogyo merupakan perusahaan yang memproduksi peralatan fotovoltaik dan memiliki keahlian di bidang termografi dan teknologi pengenalan gambar menggunakan AI.

“Sistem ini dimaksudkan untuk ‘memvisualisasikan’ apa yang dilakukan anak-anak, bukan untuk memantau mereka, dan untuk membantu guru meningkatkan keterampilan mengajar mereka,” kata Kazuki Niwayama, seorang associate professor di universitas tersebut, seperti dilansir Asahi Shimbun Rabu (6/9/2023).

Dengan membandingkan perilaku anak-anak dengan data tentang cara mereka diajar, sistem ini dapat, misalnya, mendorong guru untuk lebih sering memuji siswa, memberikan penjelasan yang lebih sederhana, dan memikirkan cara lain untuk memperdalam pemahaman para siswa, kata tim proyek itu, menekankan manfaat sistem tersebut bagi peningkatan kualitas proses belajar-mengajar.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Tim tersebut, yang dipimpin oleh Fumio Nakaya, seorang profesor Center for Education Innovation Design di Universitas Osaka Kyoiku, mengumpulkan banyak gambar posisi orang yang sedang duduk, berdiri, tertidur, dan melakukan aktivitas lainnya.

Ketika tim memasukkan gambar-gambar tersebut ke dalam sistem AI untuk digunakan di ruang kelas, analisisnya cocok dengan perilaku sebenarnya yang ditunjukkan oleh siswa dengan akurasi lebih dari 90 persen, kata tim tersebut.

Tidak mungkin untuk mengidentifikasi individu melalui citra termal, yang berbeda dengan citra atau gambar yang ditangkap kamera biasa, dan karenanya kebocoran citra termal ruang kelas ke luar seharusnya tidak menimbulkan masalah, kata mereka.

Oleh karena sistem ini didasarkan pada suhu tubuh, sistem ini dapat digunakan dengan latar belakang apa pun dan dalam kondisi pencahayaan buruk.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIJepangsiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persis: Lebih Baik Mengontrol Tempat Maksiat daripada Rumah Ibadah
Tulisan selanjutnya MUI: Masyarakat Menunggu Bukti Presiden Jokowi Membantu UMKM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?