Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Studi: 2 Cangkir Kopi Sehari Membantu Mengurangi Risiko Parkinson 8 Kali Lipat

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2023 08:11 8:11 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Oktober 2023 07:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kabar baik bagi mereka yang minum teh dan kopi, terutama bagi mereka yang memiliki kecenderungan genetik terhadap Penyakit Parkinson (Parkinson’s Deasese atau PD).

Sebuah studi baru dari National Neuroscience Institute (NNI) Singapura menemukan bahwa dua cangkir kopi (kopi tradisional yang terbuat dari biji kopi Robusta) sehari dapat membantu mengurangi risiko PD sebesar empat hingga delapan kali lipat di antara mereka yang memiliki varian gen Asia yang terkait dengan penyakit tersebut.

Kafein diketahui mempunyai efek perlindungan potensial terhadap PD serta kondisi neurodegeneratif lainnya, menurut peneliti utama studi tersebut, Profesor Tan Eng King, yang merupakan Wakil Kepala Eksekutif (Urusan Akademik) dan Konsultan Senior di Departemen Neurologi NNI.

“Kami telah menunjukkan bahwa hal ini dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit PD dan menyamakan kedudukan bagi orang-orang Asia yang secara genetik lebih berisiko terkena penyakit PD dan kini bebas dari gejala,” kata Profesor Tan.

Lebih dari 8.000 orang menderita Penyakit Parkinson di Singapura dan penyakit ini kini menjadi penyakit neurodegeneratif dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

Bagaimana Kafein dapat Membantu?

Kafein dapat mengurangi peradangan neuron di otak, sehingga dapat membantu mengurangi kematian sel, kata Profesor Tan pada Simposium Penyakit dan Gangguan Gerakan Parkinson Internasional Singapura ke-10. Namun, belum diketahui bagaimana kafein mempengaruhi gen penyakit Parkinson varian Asia.

Yang diketahui, individu dengan varian gen Asia memiliki risiko 1,5 hingga dua kali lebih tinggi terkena PD.  Ada dua varian gen Asia yang lebih umum terjadi pada masyarakat Asia Timur, dan hingga 10 persen warga Singapura memiliki varian gen ini.

Studi NNI lainnya menunjukkan bahwa 26 persen populasi lansia Singapura menderita Penyakit Parkinson. PD merupakan kelainan otak yang menyebabkan gerakan tidak terkendali, seperti gemetar, tegang, dan kesulitan keseimbangan dan koordinasi.

Penelitian ini melibatkan 4.488 orang yang menyelesaikannya daftar pertanyaan mengenai asupan kafein untuk mencatat jumlah kopi yang dikonsumsi setiap hari.

Dari jumlah tersebut, 1.790 menderita PD, 2.698 tidak, dan semuanya memiliki salah satu dari dua varian gen Asia yang terkait dengan PD.

Ditemukan bahwa asupan kafein rata-rata sekitar 448 mg pada peserta PD dan 473 mg pada peserta tanpa PD.

Asupan kafein peserta serupa dengan empat hingga lima cangkir kopi arabika seduh ala Barat (235ml atau 8 fl oz per cangkir) atau dua cangkir kopi yang terbuat dari biji kopi Robusta, yang memiliki kandungan kafein lebih tinggi dibandingkan biji kopi Arabika.

Meskipun manfaat perlindungan dari kafein tampaknya meningkat dengan dosis yang lebih tinggi, mereka yang minum kurang dari 200mg kafein per hari masih mengurangi risiko terkena PD.

Mengonsumsi 400mg kafein sehari umumnya dianggap aman bagi sebagian besar orang dewasa yang sehat. Minum kopi atau teh dengan susu, gula, madu atau bahan tambahan lainnya tidak mempengaruhi efek kafein pada PD, menurut penelitian.

“Penelitian ini mempunyai implikasi penting bagi pencegahan PD, terutama di negara-negara seperti Singapura, di mana varian gen Asia merupakan hal yang umum,” kata Prof Tan.

“Teh dan kopi sudah tersedia dan diterima secara budaya di sebagian besar masyarakat Asia dan asupan kafein dalam batas normal menawarkan cara yang mudah dan menyenangkan bagi masyarakat untuk mengurangi risiko PD,” ujarnya dikutip Channel NewsAsia.*

Yuk bantu dakwah media melalui BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinekopiKopi RobustaNational Neuroscience InstituteNNIParkinsonPenyakit ParkinsonStudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Universitas di Irlandia Menawarkan Program Sarjana Menjadi Influencer
Tulisan selanjutnya Restoran Chipotle Memaksa Karyawan Muslim Lepas Jilbab, Restoran Chipotle Digugat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’

Berita
6 Agustus 2026 18:00
Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius
Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina

Terbaru

  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?