Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Subhanallah! Peneliti Temukan Kilatan Cahaya tandai Kehidupan saat Sperma Membuahi Sel Telur

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 April 2025 16:16 4:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 April 2025 15:55
Bagikan
Bagikan

Para peneliti dari Universitas Northwestern di kota Chicago melihat rekaman pembuahan sel telur oleh sperma, yang diduga kehidupan manusia bermula sebagai kilatan cahaya seperti kembang api  

Hidayatullah.com | PARA peneliti dibuat tercengang ketika pertama kalinya sperma membuahi sel telur, berupa kilatan cahaya seperti kembang api, menandai sebuah kehidupan baru telah dimulai.

Dalam rekaman video pembuahan, ada letupan kilat cahaya pada sel telur tepat pada saat terjadinya pembuahan. Para peneliti sudah pernah melihat fenomena ini pada hewan, tapi inilah pertama kalinya mereka melihatnya terjadi pada manusia. 

Para peneliti di Universitas Northwestern di kota Chicago mengamati bahwa beberapa sel telur bersinar lebih terang daripada sel-sel telur lainnya, dan ini menunjukkan bahwa mereka lebih berkemungkinan menghasilkan bayi yang sehat.

“Melihat seng memancar keluar dalam semburan dari setiap sel telur manusia sungguh menakjubkan,” ujar Profesor Teresa Woodruff, Universitas Northwestern.  

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Para peneliti memperhatikan bahwa beberapa sel telur menyala lebih terang daripada yang lain, menunjukkan bahwa mereka lebih mungkin menghasilkan bayi yang sehat.

Penemuan ini dapat membantu dokter kesuburan memilih sel telur yang telah dibuahi terbaik untuk dipindahkan selama fertilisasi in vitro (IVF).

“Itu luar biasa,” kata Profesor Teresa Woodruff, salah satu dari dua penulis senior penelitian dan pakar biologi ovarium di Northwestern.

“Kami menemukan percikan seng hanya lima tahun yang lalu pada tikus, dan melihat seng memancar keluar dalam semburan dari setiap sel telur manusia sungguh menakjubkan,” ujarnya kepada Telegraph.

“Ini berarti jika Anda dapat melihat percikan seng pada saat pembuahan, Anda akan segera tahu sel telur mana yang baik untuk dipindahkan dalam fertilisasi in vitro.”

Sekarang ini, sekitar 50 persen sel telur yang dibuahi tidak berkembang semestinya dan para pakar berpendapat bahwa kesalahan kode genetik menjadi penyebabnya.

Ada beberapa klinik yang merekam video sel telur yang sedang berkembang untuk mencari tahu persoalannya sejak dini, ada lagi yang memeriksa mutasi genetik. Namun demikian, prosedur ini bersifat invasif sehingga bisa merusak sel telur yang mungil itu. Kadang-kadang, tenaga klinik harus memutuskan sel telur yang terlihat paling sehat.

“Ini adalah penemuan penting karena dapat memberi kita cara yang tidak invasif dan mudah terlihat untuk menilai kesehatan sel telur dan akhirnya embrio sebelum implantasi,” kata rekan penulis Dr. Eve Feinberg, yang merawat pasien yang menyediakan sel telur untuk studi sains dasar dan bekerja sama dengan tim peneliti.

“Saat ini tidak ada alat yang tersedia yang memberi tahu kita apakah itu sel telur berkualitas baik. Sering kali kita tidak tahu apakah sel telur atau embrio benar-benar layak sampai kita melihat apakah terjadi kehamilan.

“Itulah alasan mengapa hal ini sangat transformatif. Jika kita memiliki kemampuan sejak awal untuk melihat sel telur yang baik dan yang tidak, itu akan membantu kita mengetahui embrio mana yang harus ditransfer, menghindari banyak sakit hati, dan mencapai kehamilan dengan lebih cepat.”

Kilatan terang terjadi karena ketika sperma memasuki sel telur, hal itu memicu kalsium untuk meningkat yang melepaskan seng dari sel telur. Saat seng keluar, ia mengikat molekul kecil yang memancarkan fluoresensi yang dapat ditangkap oleh mikroskop kamera.

lmuwan menyebut detik pertama sperma membuahi sel telur, terjadi kilatan cahaya kecil yang disebut zinc spark. Fenomena ini muncul dari pelepasan ion seng (zinc ions) yang tak terlihat oleh mata telanjang, namun dapat diamati menggunakan mikroskop khusus.

Ini merupakan tanda awal bahwa sel telur telah “terbangun” dari keadaan dorman dan siap memulai proses pembelahan untuk menjadi embrio. Kilatan ini juga membantu mencegah pembuahan ganda dengan mengubah struktur pelindung sel telur.

Selama enam tahun terakhir, tim ini telah menunjukkan bahwa seng mengendalikan keputusan untuk tumbuh dan berubah menjadi organisme genetik yang sama sekali baru.

Dalam percobaan tersebut, para ilmuwan menggunakan enzim sperma daripada sperma sebenarnya untuk menunjukkan apa yang terjadi pada saat pembuahan.

“Studi mikroskopi fluoresensi ini menetapkan bahwa percikan seng terjadi dalam biologi sel telur manusia, dan bahwa dapat diamati di luar sel,” kata Profesor Tom O’Halloran, salah satu penulis senior.

Dalam makalah pendamping yang diterbitkan dalam Scientific Reports pada tanggal 18 Maret, percikan seng ditunjukkan pada saat yang tepat ketika sperma memasuki sel telur tikus.

Penemuan ini dilakukan oleh Zhang, seorang peneliti pascadoktoral di Northwestern. Sedikit yang diketahui tentang peristiwa yang terjadi pada saat pembuahan, karena sulit untuk mengetahui waktu yang tepat saat sperma masuk.

Penelitian ini akan diterbitkan pada tanggal 26 April dalam Scientific Reports.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:awal kehidupanchicagoHeadlinekehidupan manusiakilatan cahayapembuahanpenelitiPilihan Redaksisel telurspermaUniversitas Northwesternzinc spark
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejuang Al-Qassam Rilis Sandera ‘Israel’ yang Masih Hidup
Tulisan selanjutnya PBNU Desak Evaluasi Sertifikasi Produk Halal terkait Temuan Unsur  Babi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?