Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Riset: Khitan Sejak Kecil Bagus untuk Kesehatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2012 03:55 3:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Agustus 2012 03:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah kelompok dokter anak Amerika Serikat yang berpengaruh mengatakan, khitan (banyak orang menyebutnya Sunat, red) pada bayi memberi manfaat kesehatan yang jauh lebih banyak ketimbang risikonya.

Asosiasi dokter anak Amerika menyebut bahwa data yang mereka miliki menunjukkan khitan mengurangi risiko kanker penis, infeksi saluran air seni, dan penularan penyakit seksual semacam HIV.

Dukungan terhadap khitan ini merupakan sebuah perubahan dari sikap mereka 13 tahun sebelumnya yang netral.

Namun demikian asosiasi dokter anak itu juga menekankan bahwa keputusan terakhir ada di tangan orangtua bayi. Praktek khitan sendiri telah turun drastis di Amerika karena sebelumnya dianggap berisiko dan memberi manfaat medis yang relatif bisa diabaikan, Selasa (28/08/2012) dikutip BBC.

Beberapa negara bagian Amerika bahkan menolak untuk memasukkan praktik khitan ke dalam bagian dari jaminan asuransi kesehatan mereka.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Walau terjadi penurunan praktek khitan di Amerika, sekitar separuh anak laki-laki di Amerika atau sekitar 1 juta anak masih menjalani praktik ini. Terutama di daerah dengan penduduk Muslim atau Yahudi yang mewajibkan khitan bagi anak laki-laki.

Khitan tujuannya membuka kulit di ujung penis. Praktik ini bisa mengurangi kemungkinan penyakit tumbuh di bawah kulit penis.

Langkah asosiasi dokter anak ini disesalkan oleh psikolog Ronald Goldman, direktur sebuah kelompok antikhitan Amerika. Menurut Goldman manfaat kesehatan yang disebut asosiasi dokter anak itu cacat bukti dan bahwa dukungan mereka terhadap khitan sama sekali tidak bisa diterima.

Goldman berpegang bahwa proses penyunatan berpotensi menimbulkan trauma.

Organisasi medis lain, asosiasi medis Amerika, dan akademi dokter keluarga Amerika menyatakan mereka berada di posisi netral terhadap persoalan khitan ini.

Saran Imam Nawawi

Sebelum ini, tahun 2010, para ahli masih berdebat soan manfaat khitan pada bayi. Peneliti Australia mengatakan belum ada bukti kuat yang menunjukkan hubungan antara bayi atau balita yang dikhitan dengan berkurangnya risiko penyakit menular seksual setelah dewasanya kelak. Bahkan tindakan khitan saat bayi atau balita dikhawatirkan berdampak buruk bagi psikologisnya.

Hanya saja ulama besar, Imam Nawawi menyarankan akan lebih bagus khitan dilakukan ketika usia menjelang baligh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dirjen PHU dan Saudi Airlines Tandatangani Kerjasama
Tulisan selanjutnya “Saksi Menyebutkan Ada Orang Bawa Bom Remote”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?