Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Statins Obat Penurun Kolesterol Berbahaya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2013 09:32 9:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2013 09:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pertanyaan mengenai keefektifan obat pengurang kadar kolesterol dalam tubuh semakin dipertanyakan banyak pihak. Sebagian menilai tidak berguna dan bahkan berbahaya.

Statins, yang dikenal luas dengan nama Simvastatin, dengan merek dagang beragam seperti Zocor, Lipitor dan Crestor, adalah jenis obat yang paling banyak diresepkan dokter untuk mengurangi kadar kolesterol pasiennya.

Sebagian ilmuwan dan dokter percaya, statins dipergunakan secara berlebihan. Di Prancis statins bahkan diperdebatkan lebih lanjut.

Profesor Bernard Debre dan Profesor Philippe Even, yang telah mengeluarkan buku panduan penggunaan ribuan obat, bahkan menilai statins adalah obat yang tidak bermanfaat.

Statins merupakan salah satu jenis obat-obatan yang paling banyak diresepkan di dunia. Di Prancis saja, sedikitnya ada 4 juta orang yang mengkonsumsi obat itu, sehingga menguras kocek perusahaan asuransi kesehatan sampai 1,5 milyar euro pertahun.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Sementara itu seorang pakar jantung ternama dari Universitas Grenoble, Michel de Lorgeril, sekarang bertambah yakin bahwa tidak ada gunanya mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh untuk mencegah terjadinya serangan jantung dengan obat tersebut. Menurutnya, obat itu justru berbahaya.

“Pada akhirnya saya mencapai kesimpulan yang tidak dapat dielakkan lagi bahwa obat-obat ini tidak perlu dan bahkan meracuni. Obat-obat tersebut harus ditarik dari pasaran dan pihak berwenang kesehatan harus berhenti membayar mereka,” kata Lorgeril, dikutip Euronews Selasa (19/3/2013).

“Sebagaimana yang telah dikatakan Profesor Even dan Debre, jika anda benar-benar ingin melindungi diri sendiri dari serangan jantung dan stroke, maka anda harus beralih dari sesuatu selain obat-obatan anti-kolesterol,” imbuhnya.

Sebelumnya ABC News pernah melaporkan (28/2/2012), pengawas obat dan makanan Amerika Serikat, FDA, mengharuskan produsen obat mencantumkan bahaya mengkonsumsi statins, seperti kerusakan liver, diabetes tipe 2, menurunnya daya ingat dan menimbulkan efek bingung bagi orang yang mengkonsumsinya.

Olahraga, menjauhi tembakau atau rokok, tidak mengkonsumsi banyak lemak hewani, ikut diet makanan sehat ala mediterania dan makan banyak sayuran, merupakan sejumlah cara untuk memerangi penyakit jantung tanpa obat-obatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIUMI: Jangan Sampai Bashar Tertawa Dua Kali Atas Kematian Buthy
Tulisan selanjutnya Anti Perkawinan Homoseksual Menyemut di Paris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?